Menu

24 Agu 2019, 16:43 WIB

Penumpang Melahirkan di Taksi Online, Kesaksian Driver Beruntung di Sukabumi

Taksi online yang ditumpangi ibu hamil lalu melahirkan di mobil tersebut di tengah perjalanan menuju rumah sakit, Sabtu (24/8/2019) pagi. | Sumber Foto:Oksa BC

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang ibu melahirkan di dalam mobil taksi online, sebelum tiba di rumah sakit Kartika Kasih Sukabumi, Sabtu (24/8/2019). Hal itu diceritakan driver grab car Rifki Suherman sukabumiupdate.com.

"Sekitar pukul 05.30 pagi, ada orderan masuk dari Selajambu Salabintana ke RS Kartika, karena rumah saya memang di Panjalu. Awalnya saya tidak tahu kalau itu orderan dari orang yang hamil mau melahirkan. Dan si ibunya pun berdua dengan suaminya. Orderannya atas nama Asep," ungkap Rifki kepada sukabumiupdate.com.

Lanjut Rifki, sesampainya di lampu merah bundaran Lapang Merdeka, ibunya merintih kesakitan. Namun puncaknya saat mobil bernopol F 1180 EW sampai di depan Lapang Merdeka, terdengar jeritan dari ibu tersebut.

BACA JUGA: Kata Driver Ojek Online Sukabumi Soal Tarif Baru

"Dia bilang ini sudah lahir. Ya udah saya bilang bentar lagi mau sampai ko ke Rumah Sakit. Pas sampai, saya langsung minta security panggilkan dokter," lanjut Rifki.

Akhirnya, Rifki menambahkan, penanganan medisnya pun dilakukan masih di dalam mobil. Bahkan tali pusar bayinya itupun dipotong di dalam mobil. Dan memang si suami dari ibu hamil tersebutlah yang pertama kali menangani proses melahirkannya itu.

"Suara tangisan sih belum terdengar, jadi suaminya yang menangani pertama kali," tambah Rifki.

BACA JUGA: Panas Dingin Hubungan Ojol dan Opang di Sukabumi

Menurut Rifki bayi tersebut lahir sekitar pukul 06.40 WIB. Karena panik bercampur bingung, sehingga dia lupa untuk mengindetifikasi bayi tersebut laki atau perempuan.

"Di jok saya juga berceceran darah, sehingga tadi juga langsung steam mobilnya. Panik dan merinding juga lihat darah," pungkas Rifki.

Reporter : OKSA BC
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Tidak semua pasien positif virus corona harus tinggal di rumah sakit. Dilansir dari tempo.co, mereka yang tidak memiliki gejala dan layaknya orang sehat bisa melakukan isolasi mandiri...

SUKABUMIUPDATE.com - Setengah dari populasi Indonesia diperkirakan akan terinfeksi virus corona di Indonesia jika tak kunjung diberlakukan lockdown. Dilansir dari suara.com, hingga Jumat (27/3/2020), tercatat ada 893 kasus virus corona...

SUKABUMIUPDATE.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi merilis data lonjakan Orang Dalam Pemantauan (ODP) per hari ini, Sabtu (28/3/2020). Tercatat ODP yang sehari sebelumnya berjumlah 202 orang,...

SUKABUMIUPDATE.com - Juru Bicara Pemerintah untuk Penangananan Covid-19 Achmad Yurianto dianggap melontarkan kalimat kontroversial ketika memberikan keterangan pers soal perkembangan kasus corona di Indonesia. Dilansir dari suara.com, dalam pernyataan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya