Light Dark

Sekarang BMKG Sebut Gempa Swarm Sukabumi Bukan Dipicu Sesar Citarik, Tapi Klaster Bogor

Sukabumi | 21 Aug 2019, 23:09 WIB

Sekarang BMKG Sebut Gempa Swarm Sukabumi Bukan Dipicu Sesar Citarik, Tapi Klaster Bogor

Sukabumi | 21 Aug 2019, 23:09 WIB
Peta tingkat guncangan (shakemap) gempa bumi magnitudo 3,3 pada Rabu (21/8/2019) malam. | Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Gempa bumi kembali mengguncang Kabupaten Sukabumi, Rabu (21/8/2019) sekitar pukul 20.49 WIB. Badan Klimatologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat Gempa dengan kekuatan magnitudo 3,3 itu terletak pada koordinat 6,76 LS - 106,51 BT, tepatnya berada di darat pada jarak 25 kilometer barat laut Kabupaten Sukabumi dengan kedalaman 10 kilometer.

"Ditinjau dari lokasi epicenter dan kedalaman hiposenternya, tampak bahwa Gempa bumi yang terjadi merupakan Gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Lokal Klaster Bogor," kata Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang, Hendro Nugroho melaui rilis yang diterima sukabumiupdate.com, Rabu malam.

BACA JUGA: Sesar Citarik Pemicu Lindu Swarm Sukabumi, Pengaruhi Aktivitas Gunung Salak?

Dampak Gempa bumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, Gempa ini dirasakan di wilayah Cisolok dengan Skala Intensitas II MMI. Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak Gempa bumi tersebut. 

"Hasil monitoring BMKG terhitung sejak tanggal 10 Agustus 2019, sudah ada 75 event Gempa yang terjadi di wilayah tersebut. Kepada Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan terus mengikuti informasi dari BMKG. Pastikan informasi resmi Gempa bumi skala magnitudo kurang dari lima hanya bersumber dari BMKG melalui website http://balai2.bmkg.go.id," tandasnya.

Image

Herlan Heryadie

Redaktur

Image

Herlan Heryadie

Redaktur

Image

Reporter