Menu

17 Jul 2019, 13:48 WIB

Saling Lempar Tanggung Jawab Pengelola Objek Wisata Panyawangan Cekdam Ciemas

Salah satu fasilitas di objek wisata Panyawangan Cekdam yang terbengkalai. | Sumber Foto:Ragil Gilang

SUKABUMIUPDATE.com - Objek wisata alam Panyawangan Cekdam di Kampung Cigaok, Desa Tamanjaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi tidak terurus. Padahal Panyawangan Cekdam ini menjadi objek wisata yang menyajikan keindahan berupa bentangan kawasan Geopark Ciletuh.

Pantauan sukabumiupdate.com, objek wisata Panyawangan Cekdam dipenuhi rumput liar. Begitupun dengan mushola dan MCK, serta bangunan tempat istirahat nampak kumuh. Jalan menuju Panyawangan Cekdam yang berbatu nyaris tertutup lumput dan ilalang liar.

BACA JUGA: Wisata Panyawangan Cekdam Ciemas Sukabumi Terbengkalai

Panyawangan Cekdam ini berada tidak jauh dari jalan Raya Geopark Ciletuh ruas Waluran - Palangpang, tepatnya sekitar 50 meter dari jalan Raya Tamanjaya. Lokasinya berjarak kurang dari satu kilometer dari objek wisata Panenjoan.

Tempat tersebut terbengkalai karena objek wisata yang dibangun Pemerintah Kabupaten Sukabumi 2015 silam ini tanpa pengelola, dibiarkan rusak setelah dibangun. Pihak desa, karang taruna hingga komunitas pegiat wisata lokal setempat saling tuding soal tanggung jawab.

Menanggapi hal itu, Plt Camat Ciemas, AG Sanjaya, menuturkan akan segera berkoordinasi dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Tamanjaya seta pihak Paguyuban Alam Pakidulan Sukabumi (PAPSI).

"Kami akan segera komunikasi dengan pihak desa, PAPSI dan penggiat wisata, untuk kembali menata dan mengurus lokasi wisata Panyawangan Cekdam," ungkapnya, kepada sukabumiupdate.com, Selasa (16/7/2019).

BACA JUGA: Tebing Panenjoan Ciemas Sukabumi Terbakar Lagi

Menurut Sanjaya, pengelolaan objek wisata Panyawangan Cekdam awalnya oleh pihak desa melalui Karang Taruna, namun ada informasi lagi oleh pihak PAPSI. Maka dari itu, kata Sanjaya perlu dipastikan pengelolannya.

"Kami akan segera musyawarah adapun siapa yang jadi siap jadi pengelolanya tergantung hasil kesepakan, namun yang pasti lokasi wisata tersebut akan segera ditata kembali dan dirawat," pungkasnya.

Reporter : RAGIL GILANG
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Ekonom senior, Emil Salim memohon kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi membatalkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 12 Tahun 2020 yang mengizinkan 318 juta ekor benih...

SUKABUMIUPDATE.com - Jenazah Zayyan Dhiyandra Hanifan (18 tahun) wisatawan yang tenggelam terseret ombak di Pantai Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi berhasil ditemukan, Minggu (9/8/2020) sekitar pukul 16.45 WIB. Informasi yang...

SUKABUMIUPDATE.com - Minuman es kelapa muda dengan gula merah atau gula aren tidak hanya menyegarkan tenggorokan, namun juga bagus untuk tubuh kita. Apalagi kalau es kelapa nan segar itu...

SUKABUMIUPDATE.com - Saan Mustopa, politisi senior sekaligus Ketua DPW Partai NasDem Jawa Barat menyebut kawasan objek wisata selatan Jawa Barat, khususnya Unesco Global Geopark Ciletuh - Palabuhanratu memiliki potensi...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya