Menu

15 Mei 2019, 17:07 WIB

Beredar Grup Perang Samping di Medsos, Begini Kata Diskominfo Kota Sukabumi

Screenshoot grup Facebook Perang Samping di Sukabumi. | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Sukabumi, Gabriel Majid Sukarman, menanggapi soal beredarnya sejumlah grup perang sarung atau perang samping di jejaring media sosial Facebook.

BACA JUGA: Ketika Perang Samping Ramadan Manfaatkan Medsos, Apa Kata Kapolresta Sukabumi?

Gabriel mengaku Diskominfo telah mengikuti grup tersebut sejak beberapa hari yang lalu, termasuk mendokumentasikan unggahan dari anggota grup.

"Kami telah memantaunya sejak beberapa hari ke belakang dan sudah didokumentasikan juga unggahan grup itu," ungkap Gabriel kepada sukabumiupdate.com, Rabu (15/5/2019).

Selain itu, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan aparat penegak hukum untuk menyelidiki grup tersebut, agar tidak meresahkan warga Sukabumi di saat bulan suci Ramadan seperti sekarang. 

"Koordinasi telah dilakukan dengan aparat, saya merasa prihatin karena ini momentum bulan Ramadan," sambungnya.

Menurut Gabriel langkah lainnya, yakni berkoordinasi dan melaporkan ke Kementerian Kominfo, karena Kominfo memiliki kewenangan untuk menutup situs yang mengunggah sesuatu yang dianggap tidak patut atau meresahkan masyarakat. 

"Kami terus memantau dan berkoodinasi dengan pihak terakit, termasuk melaporkan ke Kominfo," tandasnya.

Sementara itu, Kapolresta Sukabumi, AKBP Susatyo Purnomo Condro menegaskan tengah melakukan penyelidikan terhadap keberadaan grup tersebut. "Saat ini masih dalam proses lidik," singkatnya.

 

Reporter : CRP 1
Redaktur : GARIS NURBOGARULLAH
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Di awal pandemi COVID-19, anak-anak disebut sebagai kelompok usia yang relatif tidak rentan terinfeksi virus corona. Melansir dari tempo.co, namun, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengemukakan fakta...

SUKABUMIUPDATE.com - Dilansir dari suara.com, pandemi virus corona memang tidak hanya membuat orang terinfeksi Covid-19. Tapi juga membuat pasien penyakit lainnya mestir menunda pengobatannya. Selama lebih dari dua bulan sudah...

SUKABUMIUPDATE.com - Selama lebih dari dua bulan di rumah saja, setiap orang tentu mengalami perubahan dari segi kegiatan. Dilansir dari tempo.co, beberapa di antaranya mungkin melakukan dengan berlebihan, namun...

SUKABUMIUPDATE.com - Kabupaten Cianjur tercatat dalam daftar 15 kota/kabupaten di Jawa Barat yang termasuk level 2 atau zona biru pandemi Covid-19. Oleh sebab itu, kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya