Menu

02 Mei 2019, 12:31 WIB

Siswa SMP Gantung Diri di Benda Sukabumi, Dari Hongkong Ibu Korban Minta Kasus Diusut

Jenazah siswa SMP di rumah duka. Siswa SMP berinisial RA ini nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di halaman sekolah PAUD di Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Kamis (2/5/2019). | Sumber Foto:Rawin Soedaryanto

SUKABUMIUPDATE.com - RA (14 tahun) seorang pelajar kelas VIII SMP nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di pohon mangga di halaman sekolah PAUD yang berada tak jauh dari rumahnya di Kampung Benda, Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Kamis (2/4/2019).

BACA JUGA: Pelajar SMP Gantung Diri di Halaman Sekolah PAUD di Benda Sukabumi

Empat hari sebelum kejadian RA mendatangi uwanya Nurlaela Sari. Kepada Nurlaela, korban mengungkapkan tak tahan lagi tinggal bersama ayahnya yang kini sudah memilik istri lagi.

"Empat hari lalu RA ini ke rumah saya, nangis dan cerita sudah tak tahan lagi tinggal sama ayahnya yang sekarang sudah punya istri lagi," ungkap Nurlaela.

Kepada Nurlaela, korban mengaku sering dimarahi oleh ayahnya bahkan pernah dipukul. "Hal itu yang membuat RA tak betah dan ingin pindah," lirih Nurlaela.

Nurlaela sudah menyampaikan kejadian ini kepada Dewi, ibu kandung korban yang kini masih bekerja sebagai TKW di Hongkong. Ibu kandungnya sangat berduka dan terpukul serta meminta kasus kematian anaknya ini diusut tuntas.

BACA JUGA: Alasan Orang Tua Larang Pacaran, Remaja Nagrak Sukabumi Gantung Diri

"Ibunya yang masih kerja di Hongkong nelpon ke saya. Dia pengen kasus ini diusut tuntas supaya ketahuan penyebab korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara seperti itu," tukas Nurlaela.

Sementara itu, jenazah korban sudah dimakamkan tak jauh dari rumah duka.

Reporter : RAWIN SOEDARYANTO
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar proses pengujian spesimen bisa lebih dipercepat dengan target hingga 20 ribu per hari. Dengan begitu, pemerintah berencana untuk merekrut relawan besar-besaran...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md memastikan tak akan ada penundaan Pilkada 2020. Pilkada yang telah digeser jadwalnya menjadi 9 Desember 2020, akan tetap...

SUKABUMIUPDATE.com - Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Endang L. Achadi memprediksi kehidupan normal baru di tengah wabah Covid-19 akan berlangsung lama. Menurut dia, itu karena butuh waktu yang...

SUKABUMIUDPATE.com - Liga Inggris secara resmi memberlakukan format lima pergantian pemain untuk sisa pertandingan musim 2019/20 yang akan digelar kembali pada 17 Juni mendatang. Sebagaimana diketahui, Liga Inggris sempat...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya