Menu

08 Apr 2019, 17:03 WIB

Jembatan Penghubung Kampung Adat di Sukabumi Putus, Sungai Cisarua Rusak TPT dan Irigasi

Jembatan penghubung Kampung Sirnarasa Desa Sirnarasa dengan Kampung Ciptagelar Desa Sirnaresmi, putus akibat diterjang derasnya aliran Sungai Cisarua, Minggu (7/4/2019) sore. Tak nampak sisa-sisa dari badan jembatan karena seluruhnya hanyut. | Sumber Foto:Nandi

 SUKABUMIUPDATE.com - Tak ada korban jiwa dalam kejadian putusnya Jembatan Cisarua yang menjadi penghubung Desa Sirnarasa Kecamatan Cikakak dengan Desa Sirnaresmi Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.

Jembatan penghubung antara dua kampung adat, yaitu Kampung Adat Sirnarasa di Desa Sirnarasa dengan Kampung Adat Ciptagelar di Desa Sirnaresmi, putus diterjang luapan Sungai Cisarua, Minggu (7/4/2019) sore. Tak nampak sisa-sisa jembatan di lokasi karena seluruh jembatan kayu terbawa hanyut aliran Sungai Cisarua.

BACA JUGA: Jembatan Penghubung Kampung Adat di Sukabumi Putus, Warga Nekat Seberangi Sungai

Luapan Sungai Cisarua karena hujan deras tak hanya memutuskan jembatan, juga merusak Tebing Penahan Tanah (TPT) serta irigasi.

"Alhamdulillah sejauh ini tidak ada laporan adanya korban jiwa. Namun selain menghanyutkan badan jembatan juga mengakibatkan tebing penahan tanah disekitar jembatan Cisarua juga hancur. Selain itu menghancurkan irigasi di Kampung Sirnarasa RT 03/04, Desa Sirnarasa," ujar Camat Cikakak Yanti Budingsih kepada sukabumiupdate.com, Senin (8/4/2019).

Tak hanya memutus Jembatan Cisarua, TPT juga rusak diterjang luapan Sungai Cisarua.

Yanti mengungkapkan, kejadian ini merupakan yang kedua kalinya. Sebelumnya jembatan Cisarua rusak akibat diterjang luapan sungai. Setelah itu dilakukan perbaikan secara swadaya oleh Pemerintahan Desa (Pemdes) Sirnarasa beserta warga. Sedangkan material dibantu dari pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi.

Rencananya jembatan tersebut akan diperbaiki lagi dengan anggaran yang bersumber dari Dana Desa. Namun ternyata, jembatan tersebut kembali diterjang Sungai Cisarua.

"Pernah diperbaiki secara swadaya, dan ini sebetulnya sudah dianggarkan melalui Dana Desa, namun belum sempat direalisasikan karena keburu diterjang banjir, hancur dan hanyut," ujar Yanti.

Kejadian tersebut sudah dilaporkan kepada Bupati Sukabumi dan dinas terkait.

"Saat ini kita sedang berkordinasi dengan BPBD dan sedang dilakukan pengecekan ke lapangan guna mendapatkan penanganan selanjutnya," pungkasnya.

BACA JUGA: Lagi Jembatan di Tegalbuled Sukabumi Rusak, Alas Kayu Bolong dan Tali Sling Putus

Sementara itu, warga Abay Arianto (27 tahun) mengungkapkan, Jembatan Cisarua yang memiliki panjang sekitar 30 meter dengan lebar 10 meter seluruhnya berbahan kayu. Abay membenarkan kalau jembatan ini sudah rusak akibat diterjang luapan Sungai Cisarua pada akhir tahun 2018 lalu.

"Tiang kayu penyangga jembatan memang sudah mengalami kerusakan sudah lama kalau tidak salah bulan November 2018 kondisinya sudah miring karena diterjang luapan sungai," singkatnya.

Reporter : NANDI
Redaktur : ANDRI S
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua Tim Mitigasi PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr Adib Khumaidi mengungkapkan bahwa ada beberapa daerah yang menekan pelaksanaan swab test ke warga agar daerahnya selalu mendapat...

SUKABUMIUPDATE.com - Hingga akhir pekan ini, Filipina masih tercatat sebagai negara yang melaporkan kasus positif Covid-19 dengan jumlah tertinggi di Asia Tenggara. Dalam peta penularan infeksi virus itu di...

SUKABUMIUPDATE.com - Sebanyak empat tenaga medis kesehatan di empat puskesmas reaktif Covid-19 hasil tes cepat yang dilakukan oleh Satgas Covid-19 Kabupaten Cianjur. Empat tenaga kesehatan di empat puskesmas berbeda tersebut...

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi Hera Iskandar mengapresiasi kegiatan Pertemuan Ilmiah Tahunan IV yang diselenggarakan IDI Kabupaten Sukabumi.  Kegiatan bertema ‘Ready For 4.0 be Adaptive and Innovative’...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya