Menu

08 Apr 2019, 14:59 WIB

Jembatan Penghubung Kampung Adat di Sukabumi Putus, Warga Nekat Seberangi Sungai

Jembatan penghubung antara dua kampung adat, yaitu Kampung Adat Sirnarasa di Desa Sirnarasa dengan Kampung Adat Ciptagelar di Desa Sirnaresmi, putus akibat diterjang derasnya aliran Sungai Cisarua, Minggu (7/4/2019) sore. | Sumber Foto:Nandi

SUKABUMIUPDATE.com - Jembatan penghubung Desa Sirnarasa Kecamatan Cikakak dengan Desa Sirnaresmi Kecamatan Cisolok hanyut terbawa derasnya air sungai Cisarua, Minggu (7/4/2019) sore. Jembatan tersebut merupakan penghubung antara dua kampung adat, yaitu Kampung Adat Sirnarasa di Desa Sirnarasa dengan Kampung Adat Ciptagelar di Desa Sirnaresmi.

Warga Abay Arianto (27 tahun) mengatakan, jembatan putus karena Sungai Cisarua meluap akibat hujan deras di daerah hulu sungai. Tiang penyangga jembatan dari kayu roboh tidak kuat menahan derasnya air sungai dan menghanyutkan seluruh badan jembatan.

Abay mengungkapkan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut namun putusnya jembatan tersebut membuat terkendalanya aktivitas warga. Warga harus harus mengambil jalan lain.

BACA JUGA: Jembatan Penghubung Lima Kampung di Desa Girijaya Sukabumi Ambruk

"Warga yang mau ke pasar atau ke daerah Kecamatan Cikakak harus mengambil jalan pintas. Ada juga warga nekat menyebrang sungai," ujarnya.

Abay mengatakan, mengingatkan pentingnya jembatan tersebut warga berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait segera melakukan perbaikan jembatan.

"Sudah dilaporkan ke pemerintah desa, BPBD dan Kecamatan Cikakak, mudah-mudahan segera mendapat penanganan," pungkasnya.

Reporter : NANDI
Redaktur : ANDRI S
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Satu keluarga terpaksa mengungsi setelah rumah yang dihuninya terbakar, Sabtu (8/8/2020). Kebakaran yang melanda rumah semi permanen berukuran 6 meter x 5 meter milik Syamsul (50 tahun) itu...

SUKABUMIUPDATE.com - Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Muhammad Hudori mengatakan Kemendagri mendukung penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk membiayai kebutuhan program pencegahan penularan Covid-19 di sekolah. Dilansir dari Tempo.co,...

SUKABUMIUPDATE.com – Hantaman ombak besar (gelombang tinggi) diprediksi masih akan terjadi di pesisir selatan Kabupaten Sukabumi Jawa Barat hingga tanggal 12 Agustus 2020 mendatang. Potensi cuaca buruk ini mengancam...

SUKABUMIUPDATE.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka Program Indonesia Memanggil untuk posisi spesialis Humas Utama alias Juru Bicara. Dilansir dari Tempo.co, lewat program ini, KPK akan melakukan seleksi untuk...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya