Menu

Senin, 01 April 2019, 15:47 WIB

Lama Tak Terlihat, Warga Desa Karangmekar Sukabumi Ditemukan Tak Bernyawa di Rumahnya

Moch Taufik Hidayat (42 tahun) ditemukan tewas di rumahnya di Kampung Cukangbatu RT 05/02, Desa Karangmekar, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Sukabumi, Jumat (29/3/2019). | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Moch Taufik Hidayat (42 tahun) ditemukan tewas di rumahnya di Kampung Cukangbatu RT 05/02, Desa Karangmekar, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Sukabumi, Jumat (29/3/2019). Saat ditemukan, jasad Taufik dalam keadaan membusuk.

Kematian Taufik ini tidak diketahui karena tinggal seorang diri di rumah dan Taufik merupakan seorang duda. Dia memiliki tiga orang anak, namun semua anaknya tak tinggal serumah. Anaknya yang paling besar bekerja di Jakarta sedangkan anak kedua yang duduk dibangku SMP tinggal bersama nenek-kakeknya. Lalu anaknya satunya lagi tinggal bersama bibinya.

BACA JUGA: Pemilik Kontrakan di Cisaat Ditemukan Tewas di Rumah yang Terkunci dari Dalam

Sedangkan setiap hari Taufik diurus oleh adiknya, yang rumahnya berjauhan. Adapun penyebab kematian Taufik akibat sakit yang dideritanya.

"Korban sudah lama menderita penyakit komplikasi diabetes, darah tinggi dan stroke sudah tahunan, diketahui meninggal pada Jumat, sekitar pukul 20.00 WIB," kata Kanit Reskrim Polsek Jampangkulon Bripka Riki Rosadi, kepada sukabumiupdate.com, Senin(1/4/2019).

Dari keterangan saksi, Taufik terakhir terlihat pada Rabu (27/3/2019) pagi di rumah saudaranya. Korban ketahuan meninggal, karena bau menyengat yang tercium oleh tetangga. Ketika diperiksa, bau tersebut berasal dari rumah korban. Warga lantas melapor kepada kepala desa.

Namun pada saat warga hendak masuk, pintu terkunci dari dalam. Untuk bisa masuk, warga mendobrak pintu depan. 

"Diperkirakan sudah meninggal tiga hari, kondisinya sudah membusuk pada bagian kepala, muka, dada sedangkan ke bawah masih utuh. Saat itu rumah terkunci, pintu depan didobrak atas persetujuan kepala desa. Keluarga menolak untuk dilakukan otopsi dan korban dikuburkan," pungkasnya.

Reporter : RAGIL GILANG
Redaktur : ANDRI S
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Sebagian pemilik mobil beranggapan memarkir mobil dengan posisi kemudi lurus hanya sebatas alasan estetika. Padahal tidak sepenuhnya demikian. Yup, tindakan meluruskan setir ketika parkir sesuai garis adalah salah...

SUKABUMIUPDATE.com - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi, kucurkan anggaran Dokumen Pelaksanaan Perubahan Anggaran (DPPA) APBD Tahun 2019 Rp. 129.250.000 untuk memperbaiki dua ruang kelas SD Negeri Ratumandala, Desa Cipeundeuy,...

SUKABUMIUPDATE.com - Badan Ekskutif Mahasiswa Nusantara (BEM Nusantara) menyemprot Anggota Komisi III DPR Eva Yuliana yang kedapatan selalu bermain dan mengecek layar smartphone saat audensi antara mahasiswa dengan Komisi...

SUKABUMIUPDATE.com - Sudah empat bulan otoritas India melarang salat Jumat diadakan di masjid Jama, masjid terbesar etnis Muslim Kashmir di kota Srinagar. Larangan salat Jumat di masjid berusia 600 tahun...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya