Menu

Kamis, 28 Maret 2019, 18:59 WIB

Tabrak Ibu-ibu Lalu Kabur, Remaja di Lembursitu Sukabumi Tertangkap dan Minta Maaf

Seorang remaja pelaku tabrak lari meminta maaf kepada seorang ibu yang menjadi korbannya. Peristiwa terjadi pada Kamis (28/3/2019) sekitar pukul 17.30 WIB, di sekitaran perempatan Indomaret Jalur Lingkar Selatan, Kelurahan Sindang Sari, Kecamatan Lembursi | Sumber Foto:Muhammad Gumilang

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang remaja jadi bulan-bulanan warga setelah dituding sebagai pelaku tabrak lari. Ia menabrak seorang ibu yang tengah menyeberang pada Kamis (28/3/2019) petang, sekitar pukul 17.30 WIB di sekitaran perempatan Indomaret Jalur Lingkar Selatan, Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi.

BACA JUGA: Jambret di Jalan RE Martadinata Kota Sukabumi Cium Trotoar, Kondisinya Kritis

Salah seorang saksi yang juga warga setempat, Ade Mulyana (44 tahun) menjelaskan, remaja tersebut menggunakan motor Satria FU dari arah Timur (Baros) menuju arah selatan ke Cipanengah atau Jalan Pelabuhan II. Lalu, seorang ibu yang tengah menyeberang ke arah Indomaret tiba-tiba ditabrak oleh remaja tersebut dalam kecepatan yang cukup tinggi.

"Si ibunya mau nyeberang, pelaku bawa motor sendiri sama rombongan teman-temannya mau ke arah pelabuhan. Si ibu ditabrak, jatuh terus pelaku mau kabur," paparnya kepada sukabumiupdate.com, usai kejadian.

Karena kabur, sejumlah warga sekitar yang melihat kejadian tersebut lantas mengejar si pelaku. Kejar-kejaran terjadi hingga akhirnya pelaku berhasil ditangkap warga di sekitaran Jalan Cipanengah, sebelum belokan Cikundul. Sementara korban meringis menahan sakit dan nampak luka di bagian tangan dan pelipis.

"Sama warga akhirnya berhasil ketangkap, terus dia dibawa kembali ke sini buat tanggung jawab. Kasihan si ibunya nangis-nangis, mungkin menahan sakit," imbuh Ade.

BACA JUGA: Penjambret Brutal di Lembursitu Kota Sukabumi Pakai Motor Matic Hijau

Sempat terjadi kericuhan karena warga yang melihat kejadian tersulut emosinya. Sang pelaku yang belum diketahui identitasnya itu akhirnya bisa mempertanggungjawabkan tindakannya dengan memberi uang Rp 100.000 sebagai biaya pengobatan dan meminta maaf kepada korban.

"Udah selesai, si pelaku sudah kita urus, si ibu juga sudah diantarkan untuk berobat. Kebetulan ada teman-teman ojek online di sini yang nganternya. Enggak kita mintain identitas soalnya sudah beres saat itu juga," pungkasnya.

Reporter : MUHAMMAD GUMILANG
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, diprotes masyarakat yang tergabung dalam Forum Komunikasi Masyarakat Cidadap (FKMC), Kamis (21/11/2019). FKMC menuntut hasil Pilkades Desa Cidadap...

SUKABUMIUPDATE.com - Manajemen jadi salah satu Prodi (program studi) yang paling diminati calon mahasiswa. Alasan utamanya karena prospek kerja lulusan manajemen sangat luas. Hampir semua perusahaan atau organisasi, baik...

SUKABUMIUPDATE.com - Mahasiswa dan masyarakat menolak kenaikan iuran BPJS Kesehatan dengan melakukan aksi demo di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi, Kamis (21/11/2019). Organisasi PB HIMASI dan Forum Rakyat Miskin...

SUKABUMIUPDATE.com - BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi mengakui memiliki tunggakan puluhan miliar ke belasan rumah sakit yang bekerjasama. Tercatat ada sekitar 17 rumah sakit di Kota dan Kabupaten Sukabumi serta...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya