Menu

27 Mar 2019, 20:38 WIB

Jalanan Kota Sukabumi Terendam Banjir, Ini Dugaan Penyebabnya

Genangan air di Kota Sukabumi saat hujan deras mengguyur. | Sumber Foto:CRP 1

SUKABUMIUPDATE.com - Hujan deras yang mengguyur Kota Sukabumi pada Rabu (27/3/2019) siang hingga sore berdampak pada munculnya beberapa genangan air di sejumlah titik. Tak sedikit genangan muncul hingga membuat titik-titik tersebut nampak seperti kolam atau yang biasa disebut Balong.

BACA JUGA: Viral Video Jalan RE Martadinata Kota Sukabumi Berubah Jadi Sungai

Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, Zulkarnain Barhami menuturkan, dua titik di sekitaran Jalan RE Martadinata dan Jalan Lio Santa menjadi lokasi banjir dampak hujan deras sejak siang hari tadi. 

"Itu disebabkan fungsi drainase dan jaringan yang belum optimal dan belum berungsi. Selain itu, akibat sampah yang tersumbat menyebabkan debit air naik saat intensitas dan curah hujan yang tinggi," kata Zulkaranain kepada sukabumiupdate.com, Rabu (27/3/2019).

BACA JUGA: Hujan Deras, Belakang Terminal KH A Sanusi Kota Sukabumi Menggenang

Lanjutnya, selain dua jalan yang terdampak banjir itu, terdapat satu rumah yang terdampak banjir. Yakni rumah warga bernama Sofi yang tinggal di Jalan Benteng Kidul, RT 03/01, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi. Bagian dapur dan ruang tengah di rumah Sofi kebanjiran akibat air sungai yang meluap di belakang rumahnya.

"Tinggi air mencapai 25 sentimeter dan baru surut sekitar dua jam kemudian," tuturnya.

BACA JUGA: Video: Jalan RE Martadinata Kota Sukabumi Tergenang Banjir

Zulkarnain mengimbau, agar masyarakat yang tinggal di kawasan rawan banjir untuk senantiasa memantau terus kondisi sungai dan sekitarnya. Terutama saat hujan, agar menempatkan barang-barang yang bernilai jauh dari jangkauan air manakala banjir harus terjadi.

"Terhadap peristiwa banjir ini, BPBD akan terus melakukan monitor kondisi perkembangan di lapangan untuk memastikan apakah akan mengancam secara signifikan sehingga menganggu kehidupan warga," pungkasnya.

Reporter : MUHAMMAD GUMILANG
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Ratusan buruh PT HJ Busana Indah Desa Kutajaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, kembali melakukan aksi unjuk rasa di halaman pabrik, Rabu (3/6/2020).  BACA JUGA: Kata Disnakertras Soal Aksi Demo...

SUKABUMIUPDATE.com - Direktorat Jendral Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia kunjungi Kabupaten Sukabumi, Rabu (3/5/2020). Dikutip dari akun resmi pemda, kunjungan kerja tersebut untuk mengidentifikasi lokasi model...

SUKABUMIUPDATE.com - Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap mantan Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi. Tersangka kasus dagang perkara di Mahkamah Agung itu dibekuk bersama menantunya, Rezky Hebriyono, Senin, 1 Juni 2020. Menurut catatan...

SUKABUMIUPDATE.com - Sebuah rumah di Makasari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi hangus dilalap api pada Rabu (3/6/2020) pagi sekira pukul 06.30 WIB. Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Sukabumi Anita Mulyani...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya