Menu

12 Peb 2019, 22:39 WIB

Nelayan Ungkap Penyebab Hiu Paus Terdampar dan Mati di Pantai Palabuhanratu

Bangkai hiu paus yang terdampar saat akan di evakuasi ke tengah laut oleh anggota Satpol Air Polres Sukabumi bersama nelayan menggunakan perahu congkreng, Selasa (12/2/2019). | Sumber Foto:Nandi

SUKABUMIUPDATE.com - Hiu paus ditemukan terdampar di pantai dekat Dermaga II Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Selasa (12/2/2019) sekitar pukul 08.00 WIB. Usai ditemukan, hiu paus tersebut kemudian dievakuasi oleh petugas satpol Air Polres Sukabumi bersama para nelayan menggunakan perahu congkreng.

BACA JUGA: Hiu Paus Terdampar di Pantai Dekat Dermaga Palabuhanratu

Nelayan asal Palabuhanratu, Asep Yadi (43 tahun) mengatakan hiu paus tersebut sama sekali tidak berbahaya dan tak jarang ditengah laut jadi teman para nelayan saat mencari ikan.

"Di daerah lain malah sudah jadi teman nelayan, terutama di Papua. Dikasih makan dan dijadikan objek atraksi wisata. Hiu paus ini sering saya temui di teluk Palabuhanratu saat melaut. Perlu disosialisasikan agar dilindungi dan dijadikan sahabat, ya biar akrab dan nantinya bisa dijadikan teman berwisata, terutama wisata bahari juga," ujar Asep kepada sukabumiupdate.com, Selasa (12/2/2019).

Asep mengaku tak mengetahui persis mengapa hewan dilindungi itu tiba-tiba terdampar dan mati di pantai dekat Dermaga II Palabuhanratu. Namun, berkaca dari pengalaman, lanjutnya, kebanyakan akibat disorientasi atau sakit, atau bahkan bisa saja karena memakan sampah plastik di laut.

"Untuk hiu paus yang tadi terdampar dan ditemukan dalam keadaan mati, enggak tahun persis penyebabnya. Tapi dari yang saya lihat dibelakang insang ada luka jebol seperti kena gigitan gitu," jelasnya.

BACA JUGA: Seekor Lumba-lumba Terdampar di Pantai Ujunggenteng Sukabumi

"Hiu paus berada di teluk hanya mampir saja biasanya. Untuk habitatnya di Teluk Palabuhanratu kalau banyak sih enggak, tapi saya pernah sekali lihat beberapa di perairan depan PLTU II Palabuhanratu. Kalau tidak salah pernah beberapa kali hiu jenis ini terdampar. Dulu pernah di Pantai Cibangban dan Pantai Ujung Genteng," pungkasnya.

Reporter : NANDI
Redaktur : HERLAN HERYADI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Endang L. Achadi memprediksi kehidupan normal baru di tengah wabah Covid-19 akan berlangsung lama. Menurut dia, itu karena butuh waktu yang...

SUKABUMIUDPATE.com - Liga Inggris secara resmi memberlakukan format lima pergantian pemain untuk sisa pertandingan musim 2019/20 yang akan digelar kembali pada 17 Juni mendatang. Sebagaimana diketahui, Liga Inggris sempat...

SUKABUMIUPDATE.com - Sebanyak 17 bangunan di Sabang, Aceh, rusak ringan hingga berat akibat gempa yang mengguncang daerah itu pada Kamis pagi pukul 05.31 WIB. Gempa diukur Badan Meteorologi Klimatologi...

SUKABUMIUPDATE.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menjadi narasumber Webinar Nasional yang diselenggarakan Universitas Islam Negeri (UIN) Malang pada Kamis (4/6/2020). Namun, ketika webinar sedang berjalan wajah Ma'ruf tampak dicorat-coret...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya