Menu

Senin, 11 Pebruari 2019, 08:37 WIB

Kecelakaan di Jalan Pelabuhan II Kota Sukabumi, Pengendara Motor Trail Kehilangan Handphone

Deta Nadia (25 tahun), pengendara motor trail mengaku kehilangan handphone setelah mengalami kecelakaan di jalan Pelabuhan II, Kelurahan Cikondang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, Minggu (10/2/2019). | Sumber Foto:Muhammad Gumilang

SUKABUMIUPDATE.com - Deta Nadia (25 tahun), pengendara motor mengaku kehilangan handphone setelah mengalami kecelakaan di jalan Pelabuhan II, Kelurahan Cikondang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, Minggu (10/2/2019) sekitar pukul 19.00 WIB. Deta yang saat itu mengendarai motor trail Honda CRF menabrak Aah Achmad Syah (61 tahun) yang sedang menyeberang jalan.

"Saya dari arah bawah, arah Cikundul dari Jalur, bawa motor kecepatan sedang, si bapak tiba-tiba nyebrang gak aba-aba dulu, jarak setengah meter saya rem depan lalu jatuh dan nabrak si bapak," ungkap Deta kepada sukabumiupdate.com.

Setelah terjatuh, ada sejumlah warga mengerumuninya dan menyangka kalau Deta mabuk. Deta mengaku dikerumuni empat orang laki-laki dan dua orang perempuan. Tiba-tiba seorang perempuan menggunakan pakaian loreng yang mengaku sebagai keponakan korban meminta handphone jenis Xiomi Redmi 5 warna silver milik Deta. Perempuan itu beralasan akan menghubungi nomor dari Handphone Deta untuk memberi tahu kejadian tersebut.

BACA JUGA: Pria Paruh Baya Tertabrak Motor Trail di Cikondang Kota Sukabumi

Deta sempat bangun dan mengejar perempuan tersebut dan melihat perempuan itu memberikan handphone kepada seorang laki-laki. Kemudian laki-laki itu menghadang Deta.

"Laki-laki itu ngajak saya berkelahi dan marah-marah ke saya, saya bahkan dituduh mabuk, saya tidak mabuk, saya berkendara dalam kondisi sehat dan normal. Laki-laki itu datang dan mau mukul saya, kata saya kalau mau mukul saya mah silahkan, saya ngerasa di posisi yang benar karena itu hp milik saya diambil perempuan itu dan perempuan itu gak mau ngaku," ujarnya.

Saat itu ada juga seorang ibu, yang mengaku perempuan tersebut adalah anaknya. Ibu marah setelah Deta menanyakan handphone miliknya kepada perempuan tersebut.

"Ada ibu-ibu juga marah ke saya, ngakunya ibunya. Dia bilang aya naon ieu teh," paparnya.

Saat ini Deta warga RT 02/07, Jalan Kopeng Kaler, Kota Sukabumi dan Aah Achmad Syah (61 tahun) warga RT 02/05, Jalan Gudang, Kota Sukabumi, masih berada di RSUD R Syamsudin SH untuk menjalani perawatan.

Reporter : MUHAMMAD GUMILANG
Redaktur : ANDRI S
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Kecelakaan lalulintas terjadi pada Sabtu (16/2/2019) sekitar pukul 14.00 WIB, di jalan Raya Jampangkulon-Surade, tepatnya di Kampung Cimahi RT 02/02  Desa Citanglar, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi. Akibat...

SUKABUMIUPDATE.com - Tim Pembina Samsat Jawa Barat bersama Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) Wilayah Kabupaten Sukabumi II Palabuhanratu, menggalakan program T - Samsat. Program tersebut khusus untuk Aparatur Sipil...

SUKABUMIUPDATE.com - Malang nasib Muhidin (48 tahun), warga Kampung Cikadu, RT 6 RW 3, Desa Tegallega , Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi. Rumah panggung miliknya hangus terbakar.  Peristiwa itu terjadi sekitar...

SUKABUMIUPDTE.com - Sejumlah pedagang Pasar Pelita, Kota Sukabumi mengalami dilema dengan nasib dagangan mereka ke depannya. Ada yang memilih bertahan di sekitaran pembangunan, ada yang pindah di dekat pom bensin...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya