Menu

05 Peb 2019, 06:14 WIB

Danramil Sukaraja: Tak Ada Pengrusakan Situs Peninggalan Jepang di Cireunghas Sukabumi

Situs jembatan kereta Jepang di sungai Cikupa, Kampung Bandang, Desa Tegal Panjang, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:Muhammad Gumilang

SUKABUMIUPDATE.com - Danramil 0701 Sukaraja, Akhmad Samas menegaskan tak ada gerakan dan pengrusakan di Situs Jembatan Kereta Peninggalan Jepang di sungai Cikupa, Kampung Bandang, Desa Tegal Panjang, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi.

Ia menyebut, dari hasil pantauannya di lapangan, tak ada tanda-tanda pengrusakan tersebut. Bahkan tidak ada pergerakan dan tidak ada pengrusakan oleh sejumlah pihak. Tak seperti informasi yang tersebar di media sosial facebook beberapa hari lalu.

BACA JUGA: Situs Peninggalan Jepang di Cireunghas Sukabumi Dirusak? Ini Faktanya

"Enggak ada itu, di sana aman-aman saja," tegas Samas kepada sukabumiupdate.com, Senin (4/2/2019).

Samas menerangkan, memang dulunya, di sekitaran daerah tersebut direncanakan dibangun akses jalan untuk masyarakat yang memang biasa melintasi Sungai Cikupa dan situs Jembatan Kereta Peninggalan Jepang itu.

"Tapi enggak jadi. Enggak tahu masalah perizinan atau apa, materialnya juga sudah dibongkar lagi," paparnya.

Sebelumnya, informasi pengrusakan situs cagar budaya tersebut tersebar di laman facebook beberapa hari yang lalu dan diunggah oleh seseorang yang menjadi Ketua Yayasan Cagar Budaya Kota Jepang, Pojok Gunung Kekenceng (Hiroshima Dua). Samas mengaku sangat mengenal orang tersebut.

"Dia memang kadang-kadang gitulah. Saya tegaskan lagi, tidak ada gerakan, tidak pengrusakan di Situs Jembatan Kereta Peninggalan Jepang, Desa Tegal Panjang, Kecamatan Cireunghas ini," pungkasnya.

Reporter : MUHAMMAD GUMILANG
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Disinfektan menjadi salah satu bahan kimia yang penting buat masyarakat saat wabah virus corona sebab kandungan alkohol dan klorinnya dipercaya bisa membunuh mikroorganisme yang menempel pada barang-barang...

SUKABUMIUPDATE.com - Warga Desa Girijaya, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi mulai kesulitan mendapatkan gas LPG 3 kilogram atau biasa dijuluki "Si Melon". Informasi yang dihimpun, kelangkaan terjadi sejak empat hari...

SUKABUMIUPDATE.com - Hari pertama pelaksanaan isolasi lokal di Kabupaten Cianjur, Senin (30/3/2020), Pemkab Cianjur baru menutup akses masuk dari luar kota melalui Jalur Puncak. Rombongan pemudik asal Jakarta pun dihentikan...

SUKABUMIUPDATE.com - Puluhan ibu-ibu di Desa Citarik, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi menggeruduk kantor Desa Citarik, Senin (30/3/2020). Para ibu-ibu tersebut melakukan demontrasi ke kantor desa lantaran kesal masih ditagih oleh...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya