Menu

04 Peb 2019, 22:43 WIB

Situs Peninggalan Jepang di Cireunghas Sukabumi Dirusak? Ini Faktanya

Situs jembatan kereta Jepang di sungai Cikupa, Kampung Bandang, Desa Tegal Panjang, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:Muhammad Gumilang

SUKABUMIUPDATE.com - Tersebar postingan facebook tentang adanya pengrusakan terhadap situs bersejarah jembatan kereta Jepang yang berlokasi di sekitaran Sungai Cikupa, Kampung Bandang, Desa Tegal panjang, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi.

BACA JUGA: Tentara Jepang Pernah Bangun Hiroshima 2 di Desa Tegalpanjang Cireunghas Kabupaten Sukabumi

Sukabumiupdate.com, melakukan pemantauan ke situs bersejarah tersebut pada Senin (4/2/2019). Akses menuju jembatan kereta buatan zaman Jepang itu berjarak kurang lebih dua kilometer dari situs bersejarah Kota Militer Jepang Hiroshima 2 yang berlokasi di tengah sawah Kampung Pojok Tengah, Desa Tegalpanjang, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi.

Akses menuju lokasi harus di lalui dengan memasuki jalanan menurun menuju aliran sungai Cikupa dan melewati jembatan gantung yang biasa dilewati oleh warga sehari-hari. Sesampainya di lokasi, situs bersejarah tersebut memang terlihat dibangun di tengah-tengah aliran sungai Cikupa yang menghubung antara daerah Kampung Pojok dengan Kampung Bandang.

Namun pantauan di lapangan, tidak ada pengrusakan yang spesifik terkait informasi adanya pengrusakan tersebut tentang bagian mana yang dirusak dan seperti apa kerusakannya. Kendati demikian terlihat memang ada beberapa material bambu bekas proses pembangunan yang terlihat belum selesai.

Situs bersejarah jembatan kereta Jepang yang berlokasi di sekitaran Sungai Cikupa, Desa Tegalpanjang, Kabupaten Sukabumi ini secara sepintas nampak tak berubah dan tak ada bekas pengrusakan.

Reporter : MUHAMMAD GUMILANG
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Tidak semua pasien positif virus corona harus tinggal di rumah sakit. Dilansir dari tempo.co, mereka yang tidak memiliki gejala dan layaknya orang sehat bisa melakukan isolasi mandiri...

SUKABUMIUPDATE.com - Setengah dari populasi Indonesia diperkirakan akan terinfeksi virus corona di Indonesia jika tak kunjung diberlakukan lockdown. Dilansir dari suara.com, hingga Jumat (27/3/2020), tercatat ada 893 kasus virus corona...

SUKABUMIUPDATE.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi merilis data lonjakan Orang Dalam Pemantauan (ODP) per hari ini, Sabtu (28/3/2020). Tercatat ODP yang sehari sebelumnya berjumlah 202 orang,...

SUKABUMIUPDATE.com - Juru Bicara Pemerintah untuk Penangananan Covid-19 Achmad Yurianto dianggap melontarkan kalimat kontroversial ketika memberikan keterangan pers soal perkembangan kasus corona di Indonesia. Dilansir dari suara.com, dalam pernyataan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya