Light Dark

Polisi Ringkus Pria yang Duduki Alquran di Masjid Agung Kota Sukabumi

Hukum | 17 Jan 2019, 09:41 WIB

Polisi Ringkus Pria yang Duduki Alquran di Masjid Agung Kota Sukabumi

Hukum | 17 Jan 2019, 09:41 WIB
Pria tanpa identitas yang diamankan polisi karena menduduki Alquran di teras Masjid Agung Kota Sukabumi. | Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang pria diamankan polisi karena telah membuat resah setelah menduduki Alquran. Tindakan pria tersebut terungkap setelah videonya tersebar di Media Sosial (Medsos).

Dalam video tersebut, pria ini awalnya bicara meracau sambil merokok di teras Masjid Agung Kota Sukabumi. Kemudian sebuah Alquran yang dipegangnya tiba-tiba saja diduduki. Video tersebut pun viral sejak Rabu (16/1/2019) sore.

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Susatyo Purnomo Condro mengatakan, setelah video tersebut tersebar luas, anggota langsung menyebar mencari keberadaan pria tersebut dan pada Rabu malam pukul 23.00 WIB berhasil diamankan.

"Kami bergerak cepat untuk mengumpulkan saksi-saksi. Dan kami telah periksa saksi yang mengetahui kejadian tersebut. Dan pukul 23.00 WIB telah berhasil kami amankan dari sekitar Jalan Harun Kabir sekitar pasar," ujar Susatyo, Kamis (17/1/2019).

Saat dilakukan pemeriksaan oleh kepolisian, pria tersebut seperti mengalami penyakit kejiwaan sebab ketika ditanya selalu tidak nyambung. Maka dari itu, pihak kepolisian akan berkoordinasi dengan dokter kejiwaan.

BACA JUGA: Hina Ketua PBNU di Medsos, Nahdiyin Muda Sukabumi Ancam Jemput Paksa Pemilik Akun Ini

"Menurut kami tidak sehat secara rohani, kami membawa yang bersangkutan untuk dirujuk di dokter kejiwaan. Tentunya kami akan menunggu hasil observasi dari dokter kejiwaan. Kami akan bekerjasama dengan dinas kesehatan, dinas sosial dan rumah sakit untuk mengungkapkan identitasnya belum kita dapat," ujar Susatyo.

Pihak kepolisian hingga kini masih mendalami identitas pria tersebut.

"Kami masih mencoba mendalami (identitasnya,red). Nanti kami akan berkoordinasi dengan para kepala desa dan Pemerintah Kabupaten Sukabumi," jelasnya.

Image

Andri Somantri

Redaktur

Image

Andri Somantri

Redaktur

Image

FADILLAH

Reporter