Menu

07 Des 2018, 07:25 WIB

Lima Bencana Dalam Sehari di Kota Sukabumi, Jembatan Merah Baros Paling Terdampak

Tumpukan sampah tercecer di pinggir jalan setelah terbawa luapan Sungai Cisuda di Jembatan Merah, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi. | Sumber Foto:Istimewa

 

SUKABUMIUPDATE.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi mencatat terjadi musibah banjir dan longsor di lima titik wilayah, Kamis (6/12/2018). Musibah yang paling berdampak terjadi di Jembatan Merah, Kecamatan Baros.

Kasi Pencegahan BPBD Kota Sukabumi, Zulkarnain Bahrami, mengatakan luapan Sungai Cisuda di Jembatan Merah, berdampak ke pemukiman di RT 4 RW 3 Kelurahan Jayaraksa, Kecamatan Baros. Sebanyak 26 rumah terdampak luapan sungai.

 

"Yang paling parah terkena dampak adalah tempat praktik dokter Munifah," ungkap Zulkarnain kepada sukabumiupdate.com.

Ia menambahkan, bagian lantai dasar berukuran 60 sentimeter yang sehari-hari digunakan untuk salon kecantikan terendam air bercampur lumpur.  Alat-alat salon dan spa pun rusak.

Selain di Jembatan Merah, banjir juga terjadi di Jalan Garuda, Kelurahan Sindangpalay, Kecamatan Cibeureum. Sementara di Kecamatan Cikole laporan bencana datang dari tiga lokasi. Yakni di RW 06, Kelurahan Kebonjati, Komplek Prana, serta banjir dan longsor di Subangjaya.

BACA JUGA: Longsor Tebing 20 Meter di Subangjaya Sukabumi, Tiga Rumah Terdampak

Berdasarkan hasil laporan sementara, tidak ada korban jiwa maupun luka akibat bencana-bencana alam tersebut. BPBD juga masih melakukan pendataan terkait jumlah kerugian material.

"Petugas kami sudah disebar di lapangan untuk melakukan penanganan di berbagai lokasi bencana. Pendataan masih dilakukan. Kami juga masih terus bersiaga sambil memonitor beberapa titik yang dianggap rawan bencana," tandas Zulkarnain.

Reporter : HERLAN HERYADIE
Redaktur : MULVI MN
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Divisi pengembangan aplikasi eksperimental Facebook baru saja memperkenalkan produk baru bernaa Collab yang mirip TikTok, tetapi bisa menjadi arena kolaborasi untuk bermusik. Dilansir dari suara.com, saat ini karena...

  SUKABUMIUPDATE.com - Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni mengatakan, pihaknya akan melakukan rapat kooridinasi bersama unsur Forkopimda untuk membahas skenario penerapan protokol kesehatan baru menuju era new normal di Kota...

SUKABUMIUPDATE.com - Kepala Bidang Penanaman Modal pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sukabumi, Nina Widiawati, mengungkapkan, ditengah merebaknya pandemi Covid-19 atau virus Corona target...

SUKABUMIUPDATE.com - Perawatan kulit tak cukup hanya dengan mengoleskan produk dari luar, seperti krim, serum atau losion. Dilansir dari tempo.co, anda juga perlu menjaga kesehatan kulit dengan mengonsumsi makanan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya