Menu

16 Okt 2018, 19:39 WIB

Perusahaan Pasir Kuarsa Cemari Sungai Cicatih, GMNI Sukabumi Desak Pemerintah Bertindak

Kondisi sungai Cicatih yang kotor akibat limbah perusahaan pasir kuarsa. | Sumber Foto:Saepul Ramdani

SUKABUMIUPDATE.com - Aktivitas perusahaan pasir kuarsa PT Sukabumi Silica Resources (SSR) yang diduga mencemari sungai Cicatih menuai reaksi dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sukabumi.

Limbah pencucian pasir kuarsa perusahaan yang berada di Kampung Bantarmuncang, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, ini dibuang ke sungai Cicatih.

BACA JUGA: Kata DLH Kabupaten Sukabumi Soal Perusahaan Pasir Kuarsa Cemari Sungai Cicatih

Ketua GMNI Sukabumi, Abdullah Masydudi mengatakan, berdasarkan undang-undang No.32 tahun 2009 tentang perlindungan, pengelolaan lingkungan hidup (PPLH). Setiap orang atau perusahaan dilarang melakukan dumping limbah dan atau bahan ke media lingkungan hidup tanpa izin.

"Jelas bila perilaku atau kegiatan usaha yang menimbulkan dampak negatif atau pecemaran itu jelas dilarang secara aturan," ujar pria yang akrab disapa Abdul ini kepada sukabumiupdate.com, Selasa (16/10/2018).

Persoalan tersebut, kata Abdul, suatu permasalahan yang harus segera diselesaikan dan ditindak secara tegas oleh pemangku kebijakan Kabupaten Sukabumi.

BACA JUGA: Warga Desa Sekarwangi Sukabumi Ancam Demo Perusahaan Pasir Kuarsa yang Cemari Sungai Cicatih

Hal tersebut sudah jelas diatur dengan UU nomor 32 tahun 2009 BAB V Pasal 13, bahwa proses pengendalian pencemaran lingkungan yang diakibatkan oleh suatu kegiatan usaha merupakan tanggungjawab dan wewenang pemerintah.

"Apabila tidak disikapi maka pemerintah dianggap tidak becus dalam mengurusi dan memberikan jaminan kepada masyarakat. Bahwa lingkungan hidup yang baik dan sehat merupakan hak asasi setiap warga negara Indonesia sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 28 H Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945," tukasnya.

Reporter : SAEPUL RAMDANI
Redaktur : ANDRI S
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Kabar beredarnya surat tentang pemberitahuan penghentian Dana APBD untuk pasien Keluarga Miskin (Gakin) di RSUD Palabuhanratu sudah sampai ke Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi Iyos Somantri. Namun Iyos belum...

SUKABUMIUPDATE.com - Puluhan anak di wilayah Kecamatan Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi mengikuti sunatan massal gratis, di RSUD Palabuhanratu, Sabtu (14/12/2019).  BACA JUGA: RS Palabuhanratu Bahas Epilepsi, di Kabupaten Sukabumi Mayoritas Usia Produktif...

SUKABUMIUPDATE.com - Menurut data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 2018, sebanyak 1,1 juta anak di bawah usia 15 tahun mengidap tuberkulosis (TB). Sebanyak 32 ribu di antaranya bahkan...

SUKABHUMIUPDATE.com - Tak hanya orang dewasa, anak-anak pun dapat mengalami depresi. Orang tua dan pengasuh harus memperhatikan kondisi ini dengan serius. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) di...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya