Menu

31 Agu 2018, 14:53 WIB

Soal Lapak PKL di Totoar Dipasangi Meteran Listrik, Begini Reaksi PLN APJ Sukabumi

Sebuah meteran listrik terpasang di sebuah lapak PKL yang berdiri di atas trotoar jalan Bhayangkara, Kamis (30/8/2018). | Sumber Foto:Herlan Heryadie

SUKABUMIUPDATE.com - Lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berdiri di trotoar di sejumlah titik di Kota Sukabumi dalam keadaan terpasang meteren listrik. Bahkan ada beberapa lapak PKL yang terbengkalai namun dengan meteran listrik aktif.

Hal itu terungkap ketika Satpol PP melakukan pembongkaran lapak PKL di trotoar di Jalan Bhayangkara, Kamis (30/8/2018).  Pembongkaran pun dilakukan penuh kehati-hatian dan menghambat proses pembongkaran. Padahal lapak PKL tersebut merupakan bangunan liar, lalu bagaimana meteran listrik bisa dipasang di lapak PKL ini?

Humas PLN Area Pelayanan Jaringan (APJ) Sukabumi, Wiwin Darwati menuturkan pemasangan meteran listrik sudah berdasarkan suatu kelaikan. Dalam hal ini dibuktikan lewat Sertifikat Laik Operasi (SLO). Namun demikian, pemberian SLO bukan dikeluarkan oleh PLN melainkan Lembaga Inspeksi Teknik Tegangan Rendah (LITTR).

"PLN memasang jika memenuhi persyaratan. Salah satunya Sertifikat Laik Operasi atau SLO. Nah, LITTR yang mengeluarkannya SLO," tandas Wiwin.

BACA JUGA: Satpol PP Kota Sukabumi Bongkar Lapak PKL

Sementara itu, Kepala Bidang Penegakan Perda Satpol-PP Kota Sukabumi, Sudrajat berharap PLN lebih ketat dalam memberi sambungan listrik ke PKL yang ada di trotoar.

"Kalau disisir, sepertinya banyak PKL di atas trotoar yang dapat meteran listrik," terang Sudrajat.

Reporter : HERLAN HERYADIE
Redaktur : ANDRI S
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengatakan terjadi penambahan kasus baru pasien positif Corona sebanyak 1.853 orang pada 8 Juli 2020. Dilansir dari tempo.co, ini...

SUKABUMIUPDATE.com - Jumlah korban keracunan massal setelah menghadiri acara Aqiqah di Kampung Selaawi, Desa Pawenang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi bertambah. Sebagian besar dari korban ditangani oleh posko yang didirikan...

SUKABUMIUPDATE.com - Kementerian Keuangan dan Kementerian Kesehatan membeberkan masalah utama di balik rendahnya pencairan anggaran kesehatan Covid-19. Dilansir dari tempo.co, Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Pengeluaran Negara Kunta Wibawa Dasa...

SUKABUMIUPDATE.com – H (33 tahun) warga Kampung Cilimus RT 06/02 Desa Pasirpanjang, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, hari ini Rabu (8/7/2020) diperbolehkan pulang ke rumah. Mantan TKW ini sembuh dari...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya