Menu

13 Agu 2018, 16:29 WIB

Bocah 2,5 Tahun Asal Cibadak Sukabumi Mampu Hisap Dua Bungkus Rokok Sehari

Bocah perokok asal Cibadak Sukabumi bersama ibunya. | Sumber Foto:Suhendi

SUKABUMIUPDATE.com - RAP, bocah berusia 2,5 tahun mampu menghisap rokok hingga dua bungkus seharinya. Orang tua RAP, Misbahudin (36 tahun) dan Maryati (35 tahun) tak bisa berbuat apa-apa ketika anak keempatnya ini meminta rokok.

"Dua bungkus rokok bisa dihisapnya," ujar Maryati (35 tahun) kepada sukabumiupdate.com, Senin (13/8/2018).

Maryati mengatakan,Kebiasaan merokok RAP ini sudah berlangsung satu bulan setengah. Sebelumnya, RAP sering mengumpulkan puntung rokok yang berserakan di jalan lantas dihisapnya. Setelah itu, RAP meminta rokok kepada orang tuanya yang membuka usaha warung. 

"Awalnya memungut puntung setelah itu baru merokok," jelasnya.

Maryati mengungkapkan kesulitan melarang anaknya merokok karena kalau dilarang bakal mengamuk dan menangis seharian. Bahkan sebelum diberi rokok anak ini tak bisa tidur.

BACA JUGA: Temuan Bocah Kabupaten Sukabumi Merokok, Leni Liawati: Innalilahi, Miris ya!

"Terus mengamuk sambil menangis, kalau sudah seperti itu tak bisa dilarang," ungkapnya.

Selama merokok, RAP tak pernah merasakan sakit. Meski demikian, RAP akan dibawa berobat agar kebiasaan merokoknya hilang.

"Ia mau dibawa berobat," ujarnya.

Reporter : SUHENDI
Redaktur : ANDRI S
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengingatkan kepala daerah yang akan menjadi petahana atau maju kembali pada Pilkada 2020 tidak menyalahgunakan bantuan sosial (Bansos) untuk kepentingan...

SUKABUMIUPDATE.com - Warga di Desa Mekarmukti, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi saat ini tengah giat melakukan budi daya tanaman yang bernama sorgum karena nilai manfaatnya. Sorgum dilirik warga Mekarmukti karena...

SUKABUMIUPDATE.com - Perusahaan umum daerah (Perumda) Air Minum Tirta Jaya Mandiri (AM TJM) Cabang Sagaranten - Purabaya, Kabupaten Sukabumi, melakukan pemasangan sambungan instalasi pipa baru, untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR)....

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Doni Monardo mengatakan masih banyak masyarakat Indonesia yang masih menganggap pandemi Covid-19 merupakan bagian dari konspirasi. Dilansir dari tempo.co, karena itu, ia...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya