Menu

14 Mei 2018, 23:22 WIB

Buruh PT Baby Millioner di Cicurug Sukabumi Tolak Tawaran Perusahaan

Suasana disela aksi demo. | Sumber Foto:Rawin Soedaryanto

SUKABUMIUPDATE.com - Aksi unjuk rasa sejumlah buruh di pabrik sepatu PT Baby Milioner Mas Utama, di Cicurug, Kabupaten Sukabumi berujung mediasi. Para buruh yang mengaku diberhentikan sepihak ditawari bekerja kembali. Tawaran tersebut ditolak.

BACA JUGA: Puluhan Karyawan Geruduk PT Baby Millioner Mas di Cicurug Sukabumi

"Saya lebih memilih PHK, karena ketika masuk kerja pun nantinya tidak akan nyaman " ujar satu buruh yang mengaku diberhentikan, ditemui usai unjuk rasa yang berlangsung di pabrik yang berlokasi di Kampung Pasir Kelapa, Desa Kutajaya, Kecamatan Cicurug itu, Senin (14/5/2018).

Rata-rata karyawan yang menolak dipekerjakan kembali, mengaku sudah tidak nyaman. Banyak aturan perusahaan, yang dinilai buruh tidak jelas.

Penanggung jawab PT Baby Millioner, Muhammad mengatakan, pihaknya tidak merasa memberhentikan. Hanya mengistirahakan buruh untuk sementara waktu.

"Kami tidak merasa memberhentikan karyawan, namun hanya mengistirahatkan sementara. Kami juga belum bisa menentukan kapan waktunya untuk menyelesaikan tuntutan 37 karyawan tersebut. Karena saya juga harus berkoordinasi dulu dengan pemilik perusahaan," pungkasnya.

Reporter : RAWIN SOEDARYANTO
Redaktur : MULVI MN
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil alias Kang Emil kembali menjalani tes swab Covid-19 untuk ketiga kalinya. Dilansir dari suara.com, hal tersebut dilakukan seusai mengetahui kabar almarhum Kepala Dinas...

SUKABUMIUPDATE.com - Ketimpangan kepemilikan, penguasaan maupun pengelolaan lahan sudah sejak lama menjadi permasalahan di Indonesia, termasuk di Kabupaten Sukabumi. Ketimpangan tersebut tidak hanya menciptakan kesenjangan kesejahteraan, namun menimbulkan konflik...

SUKABUMIUPDATE.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengalokasikan anggaran bedah rumah Rp 243,28 miliar untuk 13.902 unit rumah tidak layak huni di Provinsi Jawa Barat. "Kami siap melaksanakan...

SUKABUMIUPDATE.com - Daihatsu Taft masih menjadi salah satu kendaraan favorit bagi penyuka hobi trabas juga offroad. Mobil berdesain model jip ini juga dinilai masih nyaman dan tahan banting ketika...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya