Menu

Rabu, 14 Maret 2018, 00:28 WIB

22 Hari, Hansip Asal Cikakak Sukabumi Hilang Misterius 

Eded terakhir kali pamit hendak ke mess perkebunan di Pasir Badak, Cikakak. | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Sudah 22 hari, Eded bin Tathuni (76 tahun) seorang petugas hansip asal Kampung Sindang Resmi, RT 6 RW 1, Desa Sukamaju, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi hilang misterius. Ia pamit meninggalkan rumah sejak Februari lalu. 

Kapolsek Cikakak, AKP Joko Sudiro mengatakan, pihaknya sudah mengkonfirmasi informasi tersebut ke pihak keluarga. Berdasarkan keterangan Edoh (40 tahun), putri dari Eded, ayahnya terakhir kali meninggalkan rumah sekitar pukul 19.00 WIB, Minggu 11 Februari lalu. Eded pamit pergi ke mess perkebunan Pasir Badak, di Desa Cileungsing, Kecamatan Cikakak dengan berjalan kaki.

BACA JUGA: Lima Hari, Gadis Asal Nyalindung Sukabumi Dinyatakan Hilang

"Saat yang bersangkutan pergi, Edoh tidak memperhatikan pakaian yang digunakan oleh bapaknya. Kondisinya gelap karena sudah malam. Namun yang pasti masih menggunakan sepatu boot dan membawa tas gendong yang biasa dibawa oleh bapaknya," ujar AKP Joko Sudiro dikonfirmasi sukabumiupdate.com, Selasa (13/3/2018). 

Joko menambahkan, setelah 11 hari, Edoh baru memberitahukan kondisi ayahnya yang hilang misterius kepada sanak saudaranya. Pihak keluarga memberitahukan informasi kehilangan Eded kepada ketua RT 6 di Kampung Sindang Resmi. Saat itu pihak keluarga meminta petugas RT untuk tidak meramaikan dulu informasinya.

"Namun sampai sekarang Bah Eded belum pulang, dan belum diketahui keberadaanya," Beber Joko.

BACA JUGA: Pamit ke Kebun, Seorang Warga Cidadap Sukabumi Hilang Misterius

Jajaran Polsek Cikakak, lanjut Joko, sudah membantu melakukan upaya pencarian. Polisi mendapatkan informasi adanya penemuan mayat tanpa identitas di sekitar Cicemet, Kecamatan Cisolok sekitar satu minggu lalu. Polisi belum bisa memastikan apakah jenazah yang sudah dimakamkan itu adalah Eded. 

"Saat kita cek ternyata sudah ada keluarganya yang mengakui, orang Sukabumi. Bah Eded ini juga punya keluarga di Cicemet, Banten. Namun saat kami temui, keluarga tersebut menyatakan tidak pernah kedatangan Bah Eded," pungkasnya.

Reporter : NANDI
Redaktur : MULVI MN
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERKAIT

SUKABUMIUPDATE.com -Wakil Ketua DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Sukabumi, Erlan Suparlan angkat bicara soal penganiayaan yang dialami Atikah (40 tahun), warga Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi. Wanita malang tersebut disiksa...

SUKABUMIUPDATE.com -  Atikah (40 tahun), korban penganiayaan dua orang tidak dikenal di Kampung Babakankubang RT 4 RW 2, Desa Mekarsakti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi menjalani perawatan medis di RSUD...

SUKABUMIUPDATE.com - Atikah (40 tahun), korban penganiayaan dua orang tidak dikenal di Kampung Babakankubang RT 4 RW 2, Desa Mekarsakti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi kini menjalani perawatan medis di...

SUKABUMIUPDATE.com - Validasi data dampak bencana Gempa Lebak di Kabupaten Sukabumi hingga kini masih berlangsung. Hasil validasi sementara menunjukan kerugian materil akibat gempa yang terjadi Januari lalu tersebut mencapai lebih...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved