Light Dark

Pembangunan Infrastruktur Tahun 2020 di Kabupaten Sukabumi Capai 90 Persen

Pemerintahan | 05 Oct 2020, 12:18 WIB

Pembangunan Infrastruktur Tahun 2020 di Kabupaten Sukabumi Capai 90 Persen

Pemerintahan | 05 Oct 2020, 12:18 WIB
Aktivitas pekerja saat melakukan perbaikan jalan ruas Leuwiliang - Bojongtipar, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi. Kini ruas jalan tersebut sudah rampung diperbaiki. | dok. sukabumiupdate.com

SUKABUMIUPDATE.com - Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi Asep Jafar menyatakan, pembangunan infrastruktur kabupaten di tahun ini sudah mencapai 90 persen.

Menurut Asep apabila tidak terkendala pandemi Covid-19, maka seluruh pekerjaan infrastruktur kabupaten itu sudah rampung seluruhnya. "Sekarang hampir 90 persen, kalau tidak (pandemi) Covid-19 sudah diatas 100 persen," kata Asep.

BACA JUGA: Banyak Bangunan Rusak Akibat Banjir Bandang Sukabumi, Pemkab Prioritas ke Infrastruktur

Menurut dia, 90 persen proyek infrastrktur itu berupa Perbaikan Jalan, peningkatan jalan serta Pembangunan Jembatan. Jembatan yang yang dalam target akhir tahun selesai ini diantaranya Jembatan Cibuni di Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. 

Jembatan Cibuni merupakan jembatan penghubung antara Kabupaten Sukabumi dengan Kabupaten Cianjur.

BACA JUGA: Daftar Proyek Infrastruktur Jalan di Wilayah UPTD PU Wilayah V Jampang Tengah Sukabumi

Disamping memaparkan progres pembangunan infrastruktur, DPU juga merencanakan pembukaan jalan-jalan yang menjadi penghubung dari pintu atau exit tol Bocimi. 

Menurut Asep jalan penghubung dari exit tol itu begitu penting untuk mengurangi kepadatan serta kemacetan di pintu-pintu tol. Dengan adanya jalan yang terhubung dengan exit tol maka kendaraan tidak terpusat satu titik. "Nanti ada akses jalan (yang menyambung) dari exit tol. Kita akan membuka jalan, kalau tidak begitu maka akan terjadi macet di pintu keluar tol," jelasnya.

Salah satu titik pembukaan jalan yang terhubung dengan exit tol Bocimi itu diantaranya di Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda. Nantinya kendaraan yang keluar dari pintu tol di Parungkuda it diarahkan menuju ke jalan Ciambar dan terhubung ke Nagrak. "Saya rencana membuka jalan di Wonokoyo. Saya mau buka jalan dari Nagrak sampai ke Ciambar," jelasnya.

Image

Andri Somantri

Redaktur