Menu

29 Sep 2020, 07:10 WIB

Korban Inses di Sukaraja Sukabumi Jalani Visum, P2TP2A: Kita Dampingi

Ilustrasi anak yang murung. | Sumber Foto:Pixabay.com

SUKABUMIUPDATE.com - Kasus pencabulan anak di bawah umur yang dilakukan oleh ayah kandungnya sendiri alias hubungan inses yang terjadi di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, mendapat sorotan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuaan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Sukabumi.

Ketua P2TP2A Kabupaten Sukabumi, Yani Jatnika Marwan mengatakan, korban telah menjalani visum pada hari Senin (28/9/2020). Namun hingga saat ini hasil visum tersebut belum keluar.

"Saya mengutuk perlakuan bejat pelaku yang notabene ayah kandungnya terhadap anaknya sendiri, apapun alasannya. Bagaimana tidak, orang yang seharusnya melindungi anak dan merasa nyaman tinggal di rumahnya, menjadi korban nafsu bejatnya," kata Yani kepada sukabumiupdate.com.

BACA JUGA: Bongkar Kasus Inses Ayah dan Anak di Sukaraja Sukabumi, Polisi: Pelaku Ngaku Berhalusinasi

Yani menuturkan, pihak kecamatan dan desa telah turun tangan dengan mengunjungi korban. Korban sendiri saat ini tinggal bersama neneknya.

"InsyaAllah P2TP2A seperti biasa akan mendampingi korban, baik hukum maupun pendampingan psikologisnya," ucap Yani.

Sebelumnya diberitakan, Satuan Reserse Kriminal Polres Sukabumi Kota berhasil mengungkap kasus pencabulan anak di bawah umur yang dilakukan oleh ayah kandungnya sendiri alias hubungan inses. Kasus tersebut terjadi di Kampung Nagrak, Desa Limbangan, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.

Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota, AKP Cepi Hermawan mengatakan, pelaku berinisial N (47 tahun) ditangkap di kediamannya, Jumat (25/9/2020). Penangkapan tersebut dilakukan usai Jajaran Sat Reskrim Polres Sukabumi Kota menerima informasi dari masyarakat.

Redaktur : OKSA BC
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Hasil seleksi penerimaan CPNS 2019 akhirnya resmi diumumkan serentak pada, Jumat, 30 Oktober 2020. Dari kuota 254.173 orang yang dibuka sejak awal, tidak semuanya berhasil terisi. "Ada beberapa...

SUKABUMIUPDATE.com - Ayo selalu disiplin menjalankan protokol kesehatan. Satgas Penanganan Covid-19 mengatakan kedisiplinan mematuhi kombinasi protokol kesehatan bisa menurunkan risiko penularan Covid-19 bahkan sampai 99,99 persen. “Ternyata 3M sangat ampuh...

SUKABUMIUPDATE.com - Memasuki musim libur panjang dan cuti bersama pengujung Oktober 2020, anggota kepolisian lalu lintas Polres Sukabumi menyisir sejumlah objek wisata pantai Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jumat (30/10/2020). Dalam kesempatan...

SUKABUMIUPDATE.com - Memanaskan makanan sudah jadi kebiasaan bagi masyarakat perkotaan. Entah karena kesadaran untuk tidak membuang-buang makanan atau tidak memiliki waktu untuk memasak makanan segar.  Banyak yang mengatakan bahwa makanan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya