Menu

26 Sep 2020, 18:55 WIB

Demo Tuntut Daring di Gunungguruh Sukabumi, Ini Kata Kecamatan

Aksi unjuk rasa yang dilakukan warga Kampung Padaraang, Desa Kebonmanggu, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Jumat (25/9/2020). | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Aksi unjuk rasa yang dilakukan warga Kampung Padaraang, Desa Kebonmanggu, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, terkait tidak berfungsinya tower Base Transceiver Station (BTS) salah satu provider, mendapat tanggapan pihak kecamatan.

Setelah melakukan pertemuan dengan sejumlah warga pada Sabtu (26/9/2020), Kasi Trantib Kecamatan Gunungguruh, Rikky Permana Sakti menuturkan, kondisi tidak berfungsinya tower tersebut dalam menyediakan layanan sinyal untuk akses telekomunikasi warga, telah berlangsung sejak tujuh bulan yang lalu.

"Memang tidak ada sinyal, mulai dari bulan Maret, sekitar 7 bulanan sampai sekarang," kata Rikky kepada sukabumiupdate.com.

Rikky mengatakan, warga yang melakukan aksi unjuk rasa tersebut merupakan orang tua siswa SDN Padaraang. Rikky menyebut, tempat tinggal mereka berjarak sekitar 20 hingga 50 meter dari lokasi berdirinya tower BTS itu.

BACA JUGA: Tak Ada Sinyal HP, Pelajar dan Warga Gunungguruh Sukabumi Demo Butuh Daring

"Namun hingga saat ini pihak masyarakat belum secara resmi melayangkan surat kepada pihak pemerintah, baik desa ataupun kecamatan. Hanya saja baru berupa permohonan lisan kepada perusahaan," ucap Rikky.

Rikky menegaskan, sebagai tindaklanjut dari unjuk rasa yang dilakukan warga, pihaknya akan melakukan pertemuan dengan Forkopimcam Gunungguruh pada Senin (28/9/2020) mendatang.

"Dan akan dikoordinasikan, baik ke dinas atau ke pihak perusahaan," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah warga Kampung Padaraang, Desa Kebonmanggu, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi melakukan aski unjuk rasa, Jumat(25/9/2020) kemarin.

Unjuk rasa itu dipicu oleh adanya tower Base Transceiver Station (BTS) salah satu provider yang tidak berfungsi. Kondisi itu membuat warga semakin geram karena selama Pandemi Covid-19 ini para siswa mesti melakukan pembelajaran dalam jaringan (daring) alias online.

Reporter : CRP 8
Redaktur : OKSA BC
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan akan melakukan pemeriksaan kelengkapan data dari peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat atau JKN-KIS. Pada Minggu 1 November 2020, peserta...

SUKABUMIUPDATE.com - Hasil seleksi penerimaan CPNS 2019 akhirnya resmi diumumkan serentak pada, Jumat, 30 Oktober 2020. Dari kuota 254.173 orang yang dibuka sejak awal, tidak semuanya berhasil terisi. "Ada beberapa...

SUKABUMIUPDATE.com - Ayo selalu disiplin menjalankan protokol kesehatan. Satgas Penanganan Covid-19 mengatakan kedisiplinan mematuhi kombinasi protokol kesehatan bisa menurunkan risiko penularan Covid-19 bahkan sampai 99,99 persen. “Ternyata 3M sangat ampuh...

SUKABUMIUPDATE.com - Memasuki musim libur panjang dan cuti bersama pengujung Oktober 2020, anggota kepolisian lalu lintas Polres Sukabumi menyisir sejumlah objek wisata pantai Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jumat (30/10/2020). Dalam kesempatan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya