Menu

21 Sep 2020, 12:50 WIB

Beredar Perppu Tunda Pilkada Sukabumi Akibat Corona? KPU: Belum Ada Keputusan

Ketua KPU Kabupaten Sukabumi, Ferry Gustaman | Sumber Foto:DOK KPU Kabupaten Sukabumi

SUKABUMIUPDATE.com – Sejak pagi beredar potongan salinan peraturan pemerintah penggantu undang-undang (Perppu) soal penundaan pilkada tahun 2020 akibat pandemi corona (Covid-19).  Salinan ini bikin heboh kalangan masyarakat Kabupaten Sukabumi karena tengah bersiap menatap pilkada pada 9 Desember 2020 mendatang, lalu apa tanggapan KPU (Komisi Pemilihan Umum)?

Potongan salinan yang beredar ini adalah Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2020. Tentang perubahan ketiga atas undang-undang nomor 1 tahun 2015 tentang Perpu nomor 1 tahun 2014 Tentang pemilihan gubernur, bupati dan walikota menjadi undang undang.

Narasi yang ditegaskan adalah pasal 1 ayat tiga, pemungutan suara serentak pada bulan Desember 2020 ditunda dan dijadwalkan kembali apabila tidak dapat dilaksanakan karena bencana nasional Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) belum berakhir.

Tak mau isu ini menyebar cepat tanpa kejelasan, Ketua KPU Kabupaten Sukabumi Ferry Gustaman menegaskan bahwa potongan salinan tersebut tidak perlu disikapi secara berlebihan apalagi sampai menyebar informasi pilkada ditunda lagi. “Jangan terpancing hoax pilkada ditunda lagi. Belum ada keputusan terbaru dari pemerintah,” jelas Ferry kepada awak media digrup media center, Senin (21/9/2020).

BACA JUGA: Sekda Tak Ingin Pilkada Sukabumi Jadi Klaster Covid-19

Menurut Ketua KPU Kabupaten Sukabumi salinan potongan yang beredar itu dari Perppu awal tanggal 4 Mei 2020, yang menjadi dasar pilkada tanggal 9 Desember 2020 karena agenda sebelumnya pilkada itu tanggal 23 September 2020. “Perppu yang beredar itu keluar 4 Mei 2020 artinya mengamanatkan, yang kemudian ditindaklanjutin dengan PKPU nomor 5 tahun 2020 melanjutkan pilkada yang sedang ditunda untuk dilaksanakan tanggal 9 Desember 2020.”

“Klausulnya pasal tersebut apabila pandemi covid-19 tidak terkendali, harus dengan keputusan pemerintah tidak sepilah-sepilah. Sekarang kita masih melanjutkan tahapan pilkada yang hari pencoblosannya 9 Desember 2020, karena belum ada keputusan apapun dari KPU dan pemerintah,” sambung Ferry.

Terakhir Ferry menegaskan keputusan untuk menunda kembali tahapan pilkada apapun alasannya terutama pandemi covid-19 bukan kewenangan daerah melainkan pusat, KPU RI dan Pemerintah. “Sampai hari ini belum ada keputusa penundaan. Artinya diteruskan,” pungkasnya.

 

 

Redaktur : FIT NW
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Hasil seleksi penerimaan CPNS 2019 akhirnya resmi diumumkan serentak pada, Jumat, 30 Oktober 2020. Dari kuota 254.173 orang yang dibuka sejak awal, tidak semuanya berhasil terisi. "Ada beberapa...

SUKABUMIUPDATE.com - Ayo selalu disiplin menjalankan protokol kesehatan. Satgas Penanganan Covid-19 mengatakan kedisiplinan mematuhi kombinasi protokol kesehatan bisa menurunkan risiko penularan Covid-19 bahkan sampai 99,99 persen. “Ternyata 3M sangat ampuh...

SUKABUMIUPDATE.com - Memasuki musim libur panjang dan cuti bersama pengujung Oktober 2020, anggota kepolisian lalu lintas Polres Sukabumi menyisir sejumlah objek wisata pantai Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jumat (30/10/2020). Dalam kesempatan...

SUKABUMIUPDATE.com - Memanaskan makanan sudah jadi kebiasaan bagi masyarakat perkotaan. Entah karena kesadaran untuk tidak membuang-buang makanan atau tidak memiliki waktu untuk memasak makanan segar.  Banyak yang mengatakan bahwa makanan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya