Dicurhati Soal Cangkul di Sukabumi, Ini Jawaban Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM

Rabu 08 Juli 2020, 13:50 WIB

 

 

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua Koperasi Industri Kerajinan Rakyat (Kopinkra) Kabupaten Sukabumi, Asep Rohendi, mempertanyakan progres produksi cangkul yang salah satunya digandang-gadang akan dikembangkan di Cibatu Kecamatan Cisaat untuk menangkis serbuan impor. Selain itu, terkait pendataan bantuan terdampak Covid-19.    

BACA JUGA: Sempat Didatangi Menkop UKM, Pengusaha Logam Cibatu Sukabumi Kini Terkubur Cangkul

Hal itu disampaikan Asep Rohendi dihadapan Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Rully Indrawan, bersama Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) saat keduanya menyambangi Kopinkra, Rabu (8/7/2020).

Ia menjelaskan, akhir November 2019, Menkop UKM Teten Masduki dan jajarannya datang ke salah satu bengkel perkakas pertanian di Cibatu Sukabumi meninjau langsung pembuatan cangkul di workshop CV Rhodas. Sebagai tindak lanjutnya akan membentuk tim kecil. Namun, ia menegaskan sampai saat ini belum ada kabar dan progresnya seperti apa.

"Tiba-tiba ada yang menghubungi saya meminta data terdampak Covid-19, tetapi sama juga sampai saat ini belum ada tindak tindak lanjut dan realisasinya. Terus terang kami sebagai warga di sini kecewa," terangnya.

Pria yang akrab disapa Asro ini mengaku sudah mempertanyakan hal itu, namun jawabannya sudah didistribusikan bantuan tersebut ke Kota dan Kabupaten Sukabumi. Ia mengaku kembali kecewa setelah ditanyakan ke DPKUKM tidak ada sama sekali terkait pendataan itu.

"Kami berharap dengan kehadiran Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM bersama Direktur Utama LPDB-KUMKM membawa angin segar dan ada tindak lanjutnya. Apalagi sejak Covid-19 tidak ada pekerjaan, bahkan sebanyak 32 orang harus kami rumahkan. Mudah-mudahan ada solusi," tandasnya.

Sementara itu, Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Rully Indrawan, menuturkan, pandemi Covid-19 yang melanda dunia ini, sehingga agenda menteri besar dan strategis sementara harus ditunda terlebih dahulu. Apalagi anggaran belanja semua direkofusing untuk penanganan Covid-19.

Untuk pendataan bantuan, sambung Rully, ada beberapa skema mulai dari kesehatan, sosial, dan pemulihan ekonomi. Jadi data itu sudah disalurkan dan masuk ke kemensos dan ketenagakerjaan.

BACA JUGA: Menkop UKM Akui Jika Cangkul Cibatu Sukabumi Lebih Bagus Dari Buatan Cina

Soal cangkul pun, ia mengaku sudah ada tim, namun semua agenda tergangu akibat Covid-19 ini, sehingga belanja pemerintah seperti membeli pacul dalam negeri harus dialihkan dahulu untuk penanganan Covid-19.

"Upaya sudah ada tetapi pengalihan dulu, secara umum itu tetap menjadi agenda kita. Mudah-mudahan 2021 ada upaya memulai kembali dan dipastikan tetap berjalan, karena itu penting dan strategis. Apalagi berkaitan dengan produksi pertanian dan pangan, maka dari itu infrastruktur pertaniannya maupun alat harus ada," ungkapnya.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Editor :
Berita Terkini
Sukabumi24 April 2024, 21:13 WIB

Pria Paruh Baya Tewas Tergantung di Bojonggenteng Sukabumi Tinggalkan Secarik Surat

Belum diketahui motif bunuh diri yang dilakukan pria paruh baya di Bojonggenteng Sukabumi tersebut.
(Foto Ilustrasi) Pria paruh baya ditemukan tewas tergantung di Bojonggenteng Sukabumi. | Foto: Istimewa
Sehat24 April 2024, 21:00 WIB

Kaya Vitamin C, Inilah 10 Manfaat Buah Jeruk Bali untuk Kesehatan

Jeruk Bali mengandung vitamin C yang tinggi, yang penting untuk menjaga sistem kekebalan tubuh, membantu penyembuhan luka, dan melindungi sel-sel dari kerusakan akibat radikal bebas.
Manfaat Buah Jeruk Bali untuk Kesehatan. Foto: Instagram/@uyah_oyok
Life24 April 2024, 20:40 WIB

Mengejutkan, Ini 10 Alasan Mengapa Anak Berperilaku Buruk dan Cara Menanganinya

Anak-anak umumnya akan menunjukkan perasaan dan keinginan mereka dalam bentuk perilaku yang belum mampu diutarakan dengan beberapa alasan yang mengejutkan.
Ilustrasi anak berperilaku buruk. (Sumber : Freepik)
Sukabumi24 April 2024, 20:30 WIB

Bupati Sukabumi Antarkan 150 Penerima Beasiswa Bupati Tahun 2024 ke Universitas Nusa Putra

Sebanyak 150 penerima beasiswa Bupati Sukabumi tahun 2024 di Universitas Nusa Putra tersebut merupakan hasil seleksi dari ribuan peserta.
Bupati Sukabumi Marwan Hamami, Civitas Akademika Universitas Nusa Putra dan 150 penerima beasiswa tahun 2024. (Sumber : Istimewa)
Sehat24 April 2024, 20:30 WIB

7 Cara Sehat dengan Perubahan Gaya Hidup untuk Menurunkan Gula Darah

Perubahan gaya hidup sederhana ini untuk meminimalkan perubahan gula darah dan mengontrol kadar gula Anda.
Ilustrasi - Perubahan gaya hidup sederhana ini untuk meminimalkan perubahan gula darah dan mengontrol kadar gula Anda. (Sumber : Freepik/freepik)
Sukabumi Memilih24 April 2024, 20:25 WIB

5 Bakal Calon Bupati Sukabumi Resmi Mendaftar ke PKB

Ketua Desk Pilkada DPC PKB Kabupaten Sukabumi, Bayu Permana mengatakan selama proses penjaringan sejak dibuka hingga saat ini sudah ada 5 kandidat yang mendaftar untuk maju Pilkada Sukabumi melalui PKB.
Ketua Desk Pilkada PKB Bayu Permana saat menerima penyerahan berkas pendaftaran dari salah satu kandidat | Foto : Ist
Sehat24 April 2024, 20:22 WIB

2 Penyebab Sakit Punggung Pada Ibu Hamil, Simak Juga Cara Diagnosisnya Berikut Ini

Nyeri punggung bawah dan nyeri panggul adalah masalah paling umum yang terjadi selama kehamilan. jika Anda sedang hamil dan mengalami gejala-gejala ini, Anda tidak sendirian.
Ilustrasi penyebab sakit punggung ibu hamil. (Sumber : pexels.com/@Helena Lopes)
Arena24 April 2024, 20:17 WIB

10 Atlet Madrasah di Surade Terpilih Wakili Sukabumi ke Popwilda Jabar 2024

Sepuluh pelajar MAN 3 Sukabumi terpilih menjadi atlet yang mewakili Kabupaten Sukabumi pada Popwilda Jabar 2024. Berikut daftar namanya
Atlet bola voli putri MAN 3 Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Sehat24 April 2024, 20:00 WIB

Usir Rasa Sakitnya Jauh-Jauh! 5 Rahasia Sederhana untuk Mencegah Asam Urat Kambuh Lagi

Mengantisipasi asam urat yang sering kambuh, Anda bisa mencoba tips sehat untuk mengurangi frekuensi serangannya.
Ilustrasi minum air putih - Mengantisipasi asam urat yang sering kambuh, Anda bisa mencoba tips sehat untuk mengurangi frekuensi serangannya. | (Sumber : Freepik.com)
Sukabumi24 April 2024, 19:32 WIB

Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas Tergantung di Kontrakan Bojonggenteng Sukabumi

Berikut kronologi pria paruh baya ditemukan tewas tergantung di kontrakan yang berada di Bojonggenteng Sukabumi.
Ilustrasi gantung diri. Pria paruh baya di Bojonggenteng Sukabumi ditemukan tewas tergantung di kontrakan. (Sumber : Freepik.com)