Menu

30 Jun 2020, 14:45 WIB

Mulai 13 Juli, Ini Dua Skenario Kembali ke Sekolah di Kota Sukabumi

SMPN 5 Kota Sukabumi. Sekolah-sekolah di Kota Sukabumi akan melaksanakan sekolah tatap muka pada 13 Juli 2020. | Sumber Foto:Oksa BC

SUKABUMIUPDATE.com - Kota Sukabumi merencanakan pertemuan tatap muka di sekolah dari TK sampai SMA akan dimulai pada tanggal 13 Juli 2020 mendatang. Hal itu dikatakan Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi.

"13 Juli sudah dapat dilakukan, apabila tetap dalam suasana aman. Dalam masa transisi. Kalau situasi tetap zona hijau (aman)," kata Fahmi kepada sukabumiupdate.com usai menerima arahan dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Selasa (30/6/2020).

BACA JUGA: Pakai Sistem Shift, Kota Sukabumi Rencanakan Sekolah Tatap Muka Tiga Hari Sepekan

Fahmi menjelaskan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberikan berbagai arahan tentang langkah apa saja yang harus dilakukan Kota Sukabumi selama memasuki level kewaspadaan zona hijau. Fahmi menyebut, sektor pendidikan sudah dapat dibuka secara bertahap melalui dua fase, yakni fase transisi dan fase kenormalan baru.

"Gubernur menyampaikan apresiasi dan salam kepada warga dan meminta warga tetap mempertahankan kedisiplinan. Untuk perguruan tinggi, sesuai dengan arahan Mendikbud. Sektor lain dapat berjalan tapi tetap harus dibatasi agar warga tidak euforia," jelas Fahmi.

BACA JUGA: Sosiolog Dukung Sekolah Tatap Muka Hanya untuk Zona Hijau

Fahmi memaparkan rekomendasi skenario pembukaan sekolah secara bertahap, yakni dalam masa transisi, kondisi kelas maksimal diisi 15 siswa per kelas dengan wajib physical distancing 1,5 meter.

Kemudian, wajib menggunakan masker di seluruh lingkungan satuan pendidikan. Lalu batas usia guru di bawah 45 tahun, dimana kondisi medis seluruh warga sekolah, baik diri sendiri dan orang serumah tidak bergejala dan tidak rentan.

BACA JUGA: Posting Foto Mochi, Ridwan Kamil: Selamat Kota Sukabumi Zona Hijau Pertama di Jabar

Selanjutnya, kantin tidak boleh beroperasi. Kegiatan olahraga dan ekstrakurikuler tidak ada. Tidak diperbolehkan adanya kegiatan di sekolah selain KBM di kelas masing-masing, contohnya: orang tua menunggui siswa di sekolah, istirahat di luar kelas, pertemuan orang tua murid, pengenalan lingkungan sekolah, dan lain sebagainya.

"Sekolah dapat melanjutkan pembukaan ke masa new normal jika dalam dua bulan pertama tidak ada peningkatan kasus bermakna. Jadi ketika pendidikan sudah dapat dilakukan secara tatap muka, tetap wajib gunakan 2 fase tersebut," pungkasnya.

Reporter : OKSA BC
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Kementerian Perhubungan atau Kemenhub membagi dua jenis sepeda dalam rancangan aturan untuk pengguna sepeda di jalan rata. Melansir Tempo.co, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan sepeda...

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara, meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) lebih aktif memantau dan mensosialisasikan pentingnya hidup bersih dan higienis kepada masyarakat, sehingga kasus keracunan di Sukabumi...

SUKABUMIUPDATE.com - Imunitas seperti lari maraton yang dilakukan dengan jarak dan waktu yang panjang. Tak ada imunitas yang didapat hanya dengan mengonsumsi suplemen atau makanan tertentu. Dikutip dari Tempo.co, Profesor...

SUKABUMIUPDATE.com - Setiap kali keluar dari kamar mandi, ada perasaan segar, aroma tubuh wangi, dan kulit terasa kencang. Tapi kadang-kadang ada beberapa hal salah yang dilakukan orang saat mandi,...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya