Menu

16 Jan 2020, 21:15 WIB

Kunjungi Redaksi Sukabumiupdate.com, Hasim Adnan Bicara Merawat Infrastruktur Jalan

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Hasim Adnan (kanan) saat berkunjung ke Kantor Redaksi Sukabumiupdate.com, Sabtu (11/1/2020).

SUKABUMIUPDATE.com - Sejak sah dilatik, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Hasim Adnan mengaku sudah menerima segudang aspirasi, mulai dari sektor pendidikan, perekonomian, mitigasi bencana, infrastruktur, maupun sektor lainnya dari masyarakat Dapilnya, yakni Kabupaten dan Kota Sukabumi.

Hal itu disampaikan disela kunjungan Hasim ke Kantor Redaksi Sukabumiupdate.com, Sabtu (11/1/2020). Pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat itu menjelaskan, aspirasi mengenai infrastruktur meliputi akses jalan, irigasi dan lainnya.

BACA JUGA: Reses Aleg DPRD Provinsi Jabar Abdul Muiz di Cicurug, Warga Keluhkan Soal Kerjaan dan Pungli

"Kita di provinsi pernah drop anggaran untuk infrastruktur. Ternyata setelah selesai, itu perawatannya yang tidak bisa dioptimalkan. Itu contohnya perbaikan ruas Jalan Padabeunghar. Itu status jalan provinsi, dan provinsi sudah mengalokasikan anggaran yang besar untuk jalan tersebut," ujar Hasim.

"Semestinya jalan tersebut jangan dulu dilalui oleh truk-truk over tonase selama 14 hari setelah pengecoran. Tujuannya kan untuk pengerasan. Tapi ini baru sepekan setelah selesai dibeton sudah dilalui oleh kendaraan berat. Laporan terakhir yang saya dapat, itu rusak lagi Jalan Padabeunghar. Saya kira penegakan hukumnya perlu dipertegas," imbuhnya.

BACA JUGA: Hendar: Potensi Pariwisata Sukabumi Masih Perlu Dukungan Infrastruktur

Wakil Ketua DPW PKB Jawa Barat itu melanjutkan, aspirasi pembangunan infrastruktur juga sangat bergantung pada political will dari kepala daerah masing-masing, dalam hal ini bupati atau wali kota dalam mengajukan usulan-usulan kepada provinsi.

"Jadi ada komunikasi, mana yang harus menjadi prioritas. Kan itu penting juga daerah membangun komunikasi dengan provinsi. Karena kita juga berpikir ulang jangan sampai bantuan yang diberikan jadi mubazir. Kita sudah menggelontorkan anggaran yang besar ke kabupaten misalnya, tapi pemeliharaannya tidak maksimal," jelasnya.

Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Bencana banjir bandang yang melanda Kecamatan Cicurug, Cidahu dan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Senin (21/9/2020) lalu, menimbulkan simpati yang mendalam dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk komunitas dan mahasiswa. Sejumlah...

SUKABUMIUPDATE.com - Setelah mendapat laporan soal aksi pencurian di Kantor Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Polsek Simpenan langsung melakukan pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket). "Iya tadi anggota Polsek Simpenan sudah...

SUKABUMIUPDATE.com - Kane Tanaka, seorang wanita berusia 117 tahun dan 261 hari baru saja mencetak rekor sebagai orang yang paling lama hidup di Jepang. Dilansir dari suara.com, Sebelumnya pada...

SUKABUMIUPDATE.com - Beredarnya video sejumlah kepala desa dan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menyatakan dukungannya kepada salah satu bakal pasangan calon (bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi di Pilkada 2020,...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya