Menu

16 Nov 2019, 13:40 WIB

Tong Sampah di Geopark Ciletuh Palabuhanratu Rusak dan Hilang, Ini Kata DLH

Tong sampah rusak di Jalan Siliwangi No 01, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:NANDI

SUKABUMIUPDATE.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi berencana akan menambah tong sampah di kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu (GCP). Hal itu merupakah salah satu upaya DLH dalam mendukung percepatan dan pembangunan GCP.   

BACA JUGA: Dukung GCP, DLH Kabupaten Terapkan Gerakan Sukabumi Bestari

"Ya masih butuh tong-tong sampah di sana. Namun saat ini masalahnya dalam pengamanan, karena banyak yang sudah dipasang tapi ada yang hilang atau sudah rusak," ujar Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi, Denis Eriska, Sabtu (16/11/2019). 

Menurut Denis, sudah lebih dari 100 pasang yang sudah dipasang baik dari DLH, Dinas Pariwisata maupun pemberian pihak ketiga. Tapi itu tadi, banyak yang rusak dan hilang. "Maka perlu juga penyadaran masyarakat untuk ikut bersama-sama menjaganya," harap Denis. 

Selain itu, kata Denis perlu ada perluasan Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS), penambahan armada pengangkut sampah, karena saat ini masih kurang. 

BACA JUGA: Pantai Loji Palabuhanratu Kotor Lagi, DLH Siapkan Bank Sampah

"Termasuk memperbanyak Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS), termasuk pick up, cator, dan gerobak. Ke depan kita juga akan mengembangkan bank-bank sampah di kawasan UGGCP," paparnya. 

Dalam mendukung kawasan GCP, tambah Denis, pihaknya sudah mensosialisasikan Perbup Nomor 81 mengenai Gerakan Sukabumi Bersih, Tertib dan Asri (Bestari). "Ini juga salah satu program penanggulangan atau penanganan sampah yang akan diterapkan di kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu (GCP)," tandasnya.

Reporter : NANDI/ADV
Redaktur : GARIS NURBOGARULLAH/ADV
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Pasangan pengantin asal Kediri, Jawa Timur menarik perhatian warga lantaran menikah dengan mahar Google Adsense serta hosting unlimited. Dilansir dari suara.com, pasangan itu adalah Candra Bi dan Mufida....

SUKABUMIUPDATE.com - Dua wisatawan terseret ombak di Pantai Pangumbahan, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jumat (7/8/2020). Informasi yang dihimpun, dua wisatawan tersebut masing-masing bernama Athala (19 tahun) dan Zayyan...

SUKABUMIUPDATE.com - Kapolsek Jampang Tengah AKP Usep Nurdin menyatakan, truk melaju dari arah Jampang Tengah menuju Kota Sukabumi, sedangkan Kijang melaju dari arah Panggeleseran menuju arah Jampang Tengah. Tiba...

SUKABUMIUPDATE.com - Kabar kepergian Reni Marlinawati yang mendadak membuat publik masih tak menyangka. Waketum PPP yang pernah menjadi anggota DPR RI mewakili Kota dan Kabupaten Sukabumi ini wafat pada...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya