Menu

12 Jul 2019, 12:02 WIB

Raperda KIP, Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi Dorong Diskominfosan Jurnalis Bertemu

Puluhan jurnalis yang tergabung dalam Liga Jurnalis Sukabumi demonstrasi terkait Raperda KIP di Halaman Pendopo Sukabumi. | Sumber Foto:doc sukabumiupdate.com

SUKABUMIUPDATE.com - Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi, meminta Diskominfosan segera membuka ruang diskusi dengan jurnalis. Hal ini perlu dilakukan untuk mengevaluasi Raperda Komunikasi Informasi dan Persandian (KIP), yang belakang diprotes jurnalis, karena dianggap akan mengekang kerja-kerja jurnalistrik di Kabupaten Sukabumi.

BACA JUGA: Penyusunan Raperda Dinilai Tak Transparan, DPRD Sukabumi: ke Depan akan Diawasi

Hal ini ditegaskan salah seorang anggota Komis II DPRD Kabupaten Sukabumi, Anjak Primata Sukma kepada sukabumiupdate.com, Jumat (12/7/2019). Sebelumnya, sejumlah kelompok Jurnalis menegaskan penolakan terhadap Raperda tersebut, khususnya pasal 15 tentang penyelenggaraan peliputan.

Menurutnya, dalam pembahasannya di komisi II, sudah meminta agar Diskominfosan membuka ruang bagi para pelaku jurnalistik untuk memberikan masukan terhadap Raperda tersebut. "Pada saat itu, kalau tidak salah, dinas menjawab menerima permintaan tesebut," kata Anjak.

BACA JUGA: DPRD Kabupaten Sukabumi Drop Raperda KIP, Ini Pertimbangannya!

Lanjut Anjak, ada beberapa pasal di Raperda itu yang diminta untuk diharmonisasi dengan UU Pers, karena Raperda tidak boleh bertentangan dengan UU. "Untuk masukan ini juga saat itu dinas menyatakan akan melakukannya," ujarnya.

Jika ada keberatan dari pihak jurnalis atas Raperda tesebut, tambah Anjak pihaknya akan mempertimbangkannya dan akan meminta Dinas Kominfo untuk mengkaji ulang Raperda tersebut. "Perda yg mengusulkan dinas, kalau dinas mau bisa dievaluasi ulang. Salah satu tupoksi kita di pengawasan, kalau ada hal-hal yang terkait kinerja Kominfo yang kurang baik akan kita evaluasi," tandasnya.

Reporter : NANDI/ADV
Redaktur : GARIS NURBOGARULLAH
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Satgas Covid-19 Kecamatan Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi, merilis data terbaru jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan Cluster atau orang dengan riwayat perjalanan.  "Tercatat sebanyak...

SUKABUMIUPDATE.com - Masyarakat Indonesia khususnya di Jakarta dan sekitarnya akan memasuki minggu keempat social distancing. Pemerintah terus mengimbau agar membatasi aktivitas di luar ruangan guna meminimalkan risiko penyebaran virus...

SUKABUMIUPDATE.com - Kebijakan social distancing serta physical distancing yang diterapkan di berbagai negara telah membuat orang-orang lebih banyak menghabiskan waktu di dalam ruangan. Dilansir dari suara.com, meski ada yang mulai...

SUKABUMIUPDATE.com - Bencana tanah longsor menerjang Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Minggu (5/4/2020) malam. Akibat kejadian ini sebuah rumah di Kampung Sundawenang RT 25/11, Desa Sundangwenang, rusak setelah tertimpa...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya