Menu

11 Jul 2019, 17:03 WIB

Penyusunan Raperda Dinilai Tak Transparan, DPRD Sukabumi: ke Depan akan Diawasi

Salah seorang peserta aksi yang tergabung dalam Liga Jurnalis Sukabumi berorasi di halaman Pendopo Sukabumi, Kamis (11/7/2019). | Sumber Foto:doc. sukabumiupdate.com

SUKABUMIUPDATE.com - Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, menanggapai aksi demonstrasi puluhan jurnalis yang tergabung dalam Liga Jurnalis Sukabumi ke Gedung Negara Pendopo Sukabumi. 

BACA JUGA: Tuntut Penghapusan Raperda KIP, Liga Jurnalis Sukabumi Kepung Pendopo

Massa aksi menuntut pemerintah dan DPRD mencabut Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Komunikasi, Informatika, dan Persandian (KIP) yang dinilai bisa mengebiri, serta menciderai kebebasan pers dalam menjalankan tugas peliputan.

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi komisi IV, Asep Haryanto mengatakan, aksi yang dilakukan para awak media tersebut menurutnya, itu merupakan hak setiap warga dan merupakan salah satu bentuk menyampaikan aspirasi.

"Itu sebagai aspirasi untuk menjadi perbaikan kedepan dari eksekutif, mudah-mudahan bisa menjadi solusi dan perbaikan  kedepannya, tapi kan sebelumnya sama DPRD Raperda itu sudah didrop," ujar Asep kepada sukabumiupdate.com, Kamis (11/72019).

BACA JUGA: DPRD Kabupaten Sukabumi Drop Raperda KIP, Ini Pertimbangannya!

Terkait kinerja Diskominfo Kabupaten Sukabumi yang dinilai setiap menyusun rancangan peraturan daerah, tidak di lakukan transparansi terhadap anggaran pengeluaran yang digunakan dalam penyusunan Raperda selama ini. Dan menjadi salah satu point tuntutan para awak media. Ia menegaskan legislatif akan mengawasinya.  

"Kedepan kita akan awasi, namun sesuai tupoksi, pasti akan diawasi," pungkasnya.

 

Reporter : NANDI/ADV
Redaktur : GARIS NURBOGARULLAH
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus berupaya dalam memutus penyebaran pandemi Covid-19 atau virus Corona. Salah satunya, yakni larangan memarkirkan kendaraan baik roda dua maupun roda empat di area...

SUKABUMIUPDATE.com - Epidemiolog Pandu Riono meragukan protokol Covid-19 di kantor yang dibuat Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto bakal dipatuhi. Dilansir dari tempo.co, ia berpatokan pada rendahnya tingkat kepatuhan masyarakat dalam...

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang tenaga kesehatan (nakes) Kota Sukabumi berinisial A, harus menelan pil pahit saat dirinya dinyatakan sebagai pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dan menjalani isolasi di RSUD R Syamsudin...

SUKABUMIUPDATE.com - Pemberlakuan absensi shareloc live diberlakukan bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cianjur di hari pertama masuk kerja, Selasa (26/5/2020). Shareloc live dikirim sejak pagi dan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya