Menu

Minggu, 27 Januari 2019, 08:00 WIB

Kembangkan Ide, Bupati Sukabumi Ingin Pengunjung Geopark Tak Melihat Bebatuan Saja

Bupati Sukabumi Marwan Hamami saat menghadiri Seminar Nasional Geopark yang dirangkaikan dengan kegiatan Dies Natalis ke-60 Fakultas Teknik Geologi Unpad, Sabtu (26/1/2019). | Sumber Foto:Istimewa.

SUKABUMIUPDATE.com - Universitas Padjadjaran Bandung menyelenggarakan Seminar Nasional Geopark yang dirangkaikan dengan kegiatan Dies Natalis ke-60 Fakultas Teknik Geologi  di Hotel The Trans Luxury Bandung, Sabtu (26/1/2019).

Kegiatan yang bertemakan "Pengembangan Geopark di Indonesia" itu dihadiri Sekretaris Daerah Jawa Barat Iwa Karniwa bersama para Kepala Daerah Kabupaten/Kota se-Jawa Barat, salah satunya Bupati Sukabumi Marwan Hamami.

Wakil Rektor II Universitas Padjadjaran Prof Arif Syamsul Laksana Kartasasmita menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mendiskusikan Geopark untuk menjadikannya sebuah pengetahuan dan kebijakan praktis.

Dalam kesempatan itu, Sekretaris Daerah Jawa Barat Iwa Karniwa menyampaikan ucapan selamat atas hari jadi Fakultas Geologi. Lebih lanjut, Iwa menjelaskan, sektor pariwisata menjadi prioritas Jabar.

"Pemprov Jabar dalam 5 tahun membuat kebijakan untuk menjadikan sektor Pariwisata menjadi sektor unggulan dengan tujuan membangun destinasi wisata kelas dunia, membangun sektor pariwisata yang terintegrasi sehingga menjadi potensi internasional untuk membangun ekonomi masyarakat," jelasnya.

BACA JUGA: Bupati Sukabumi Dorong Perempuan jadi Operator Pariwisata

Iwa menambahkan bahwa tata kelola pengembangan wilayah juga bertujuan untuk pelestarian geologi, hayati dan budaya melalui upaya konservasi edukasi.

Bupati Sukabumi Marwan Hamami menjelaskan bahwa strategi kebijakan di tahun 2019 terfokus pada program lanjutan.

"Kebijakan pemerintah harus memberikan ruang akses pada geosite, tetapi juga fasilitas penunjang lanjutan akan jadi perhatian. Kita kembangkan ide baru sehingga orang datang tak hanya melihat bebatuan saja karena itu pasti membosankan," jelasnya.

Marwan menegaskan bahwa yang paling utama adalah pemberdayaan masyarakat sehingga perlu dilakukan pemetaan Sumber Daya Manusianya.

Reporter : HUMAS SETDA/ADV
Redaktur : ANDRI S
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Rata-rata orang buang angin atau kentut sebanyak 15-23 kali sehari tanpa disadari. Begitu kata konsultan gastroentrologi Gwee Kok Ann, seperti dikutip dari CNA. "Secara umum, orang hanya merasakan...

SUKABUMIUPDATE.com - Sebanyak 240 desa di Kabupaten Sukabumi akan melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak hari ini, Minggu 17 November 2019. Dalam sebuah pemililhan, menang dan kalah merupakan hal...

SUKABUMIUPDATE.com – Kuasa Hukum Korban First Travel TM. Luthfi Yazid mengajukan surat keberatan dan somasi atas proses dan pelaksanaan lelang terhadap aset PT First Anugerah Karya Wisata atau First...

SUKABUMIUDPATE.com - Seorang perempuan, 21 tahun, mengalami perkosaan berantai oleh lima pelaku di sebuah taman di Noida, India. Perkosaan terjadi setelah para pelaku menyelamatkan korban dari percobaan perkosaan yang...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya