Light Dark

Bupati Sukabumi Dorong Perempuan jadi Operator Pariwisata

Pemerintahan | 26 Jan 2019, 08:30 WIB

Bupati Sukabumi Dorong Perempuan jadi Operator Pariwisata

Pemerintahan | 26 Jan 2019, 08:30 WIB
Bupati Sukabumi Marwan Hamami menerima Kunjungan Ditjen Bangda dan Care Internasional di gedung negara Pendopo Sukabumi, Jumat (25/1/2019). | Istimewa.

SUKABUMIUPDATE.com - Bupati Sukabumi Marwan Hamami menerima Kunjungan Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Pembangunan Daerah (Bangda) dan Care Internasional di gedung negara Pendopo Sukabumi, Jumat (25/1/2019).

Dalam Pertemuan tersebut Marwan Hamami membahas peningkatan martabat pekerja perempuan di Sukabumi.

Perwakilan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Bastar menjelaskan bahwa Kemendagri bertanggung jawab penuh dengan apa yang dilakukan oleh Care Internasional.

"Kami sudah bermitra dengan Care Internasional dibeberapa daerah, kedatangan kami untuk penambahan wilayah kerja program yang akan dilakukan oleh Care Internasional," jelas Bastar.

Sementara ini, Satya Budi Utama dari Care Internasional Indonesia menjelaskan beberapa program yang telah dilakukan oleh Care Internasional.

"Kegiatan kami lebih fokus pada mendorong kesetaraan gender dan tersampaikannya aspirasi perempuan, selanjutnya mempromosikan pendekatan yang inklusif dan meningkatkan ketangguhan masyarakat," jelas.

BACA JUGA: Bupati Sukabumi Buka Presentasi Manajemen Sampah Zero

Marwan mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi saat ini mendorong program pemberdayaan perempuan untuk tidak berorientasi menjadi pekerja pabrik

"Dengan potensi wisata yang dimiliki Kabupaten Sukabumi diharapkan kaum perempuan memiliki usaha dilingkunganya dan tetap bisa mengurus keluarga," jelasnya.

Kedepannya, kata Marwan, setelah dibuka jalan tol maka sektor pariwisata menjadi unggulan.

"Kami ingin mempersiapkan mereka, kaum perempuan ini kita dorong menjadi Operator Pariwisata berbagai sektor sekaligus untuk membuka usaha baru dan peluang ekonomi kerakyatan yang memungkinkan dapat membantu kesejahteraan ekonomi keluarga, sambil tetap bisa mengurus keluarga sambil menunggu para suaminya yang bekerja," pungkasnya.

Image

Andri Somantri

Redaktur

Image

Andri Somantri

Redaktur

Image

HUMAS SETDA/ADV

Reporter