Menu

22 Jan 2019, 19:55 WIB

Buruh Belum Digaji, Pimpinan DPRD Kabupaten Sukabumi akan Datangi Perusahaan

Aksi mogok buruh garmen PT Sentosa Utama Garmina yang menuntut pembayaran gaji. | Sumber Foto:Rawin Soedaryanto.

SUKABUMIUPDATE.com - Unjuk rasa ratusan buruh garmen PT Sentosa Utama Garmindo menuntut pembayaran gaji direspon DPRD Kabupaten Sukabumi. Lembaga ini meminta manajemen perusahaan mentaati aturan ketenagakerjaan, terkait kewajiban membayar upah tepat waktu.

Muhammad Jaenudin Wakil Ketua DRPD Kabupaten Sukabumi, menegaskan pimpinan dewan akan mendatangi PT Sentosa Utama Garmindo untuk ikut menyelesaikan permasalahan ini.

 "Seharusnya tidak boleh ada lagi perusahaan yang bersikap seperti itu buruh harus mendapatkan hak-haknya," ujar Jaenudin kepada sukabumiupdate.com melalui sambungan selularnya,  Selasa (22/1/2019).

Selain itu, kata Jaenudin pemerintah daerah melalui instansi terkait harus segera mengambil langkah-langkah untuk menuntaskan masalah ini. Ada pengawasan dan penindakan yang harus dilakukan pemerintah daerah kepada perusahaan yang lalai menjalankan kewajiban membayar upah pekerja.

BACA JUGA: Upah Tak Dibayar, Buruh Cicurug Bertahan dan Menginap di Pabrik

"Ya pemda harus mengawasi dengan memperketat perizinan perusahaan itu," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, ratusan buruh garmen PT Sentosa Utama Garmindo di Kampung Caringinkaret RT 03/04, Desa Nyangkowek, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, memilih bertahan dan menginap di pabrik.

Reporter : NANDI
Redaktur : FIT NW
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Di awal pandemi COVID-19, anak-anak disebut sebagai kelompok usia yang relatif tidak rentan terinfeksi virus corona. Melansir dari tempo.co, namun, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengemukakan fakta...

SUKABUMIUPDATE.com - Dilansir dari suara.com, pandemi virus corona memang tidak hanya membuat orang terinfeksi Covid-19. Tapi juga membuat pasien penyakit lainnya mestir menunda pengobatannya. Selama lebih dari dua bulan sudah...

SUKABUMIUPDATE.com - Selama lebih dari dua bulan di rumah saja, setiap orang tentu mengalami perubahan dari segi kegiatan. Dilansir dari tempo.co, beberapa di antaranya mungkin melakukan dengan berlebihan, namun...

SUKABUMIUPDATE.com - Kabupaten Cianjur tercatat dalam daftar 15 kota/kabupaten di Jawa Barat yang termasuk level 2 atau zona biru pandemi Covid-19. Oleh sebab itu, kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya