Menu

22 Jan 2019, 00:06 WIB

Ratusan buruh menunggu kepastian dan menginap di pabrik. | Sumber Foto:Rawin Soedaryanto

SUKABUMIUPDATE.com - Ratusan buruh garmen PT Sentosa Utama Garmindo di Kampung Caringinkaret RT 03/04, Desa Nyangkowek, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, memilih bertahan dan menginap di pabrik. Hal itu disebabkan tidak adanya kepastian jawaban dari perusahaan atas tuntutan buruh.

"Hal ini dilakukan mengingat para buruh sadar, bahwa persoalan keterlambatan gaji yang hampir tiap bulan terjadi itu di akibatkan karena ada persoalan di internal manajemen PT Sentosa Utama Garmindo sendiri," ujar Ketua DPC GSBI Dadeng Nazaruddin, kepada sukabumiupdate.com, Selasa (21/1/2019) malam.

Menurut Dadeng, semestinya buruh mendapatkan pembayaran upah pada Selasa, 15 Januari 2019 lalu, namun hingga kini, batas waktu yang dijanjikan tak kunjung dibayar.

"Seperti yang di sampaikan dalam tuntutan kita, hingga saat ini belum ada jawaban dari pihak management," ketusnya.

Dari persoalan-persoalan tersebut, kata Dadeng tentu itu harus menjadi perhatian para pemangku kebijakan khususnya pemerintahan, baik itu Bupati Sukabumi dan DPRD.

"Sayangnya sampai saat ini pemerintah masih diam, masih menutup mata dan telinga. Sehingga para buruh terpaksa melakulan hal ini dalam rangka menyentuh hati nurani mereka," katanya.

BACA JUGA: Upah Tak Dibayar, Buruh Garmen di Cicurug Sukabumi Ancam Mogok Kerja

Satu pekan yang lalu, Dadeng mengaku sudah beraudensi ke Disnakertrans, Kabupaten Sukabumi, salah satu yang dilaporkan adalah terkait soal PT Sentosa Utama Garmindo ini.

Adapun tadi pada saat buruh melakukan aksi ada dari Disnakertrans ke sini, tambah Dadeng hanya sebentar saja itu pun datang nemuin pihak perusahaan kemudian pulang lagi tanpa menyapa buruh yang sedang melakukan aksi mogok kerja.

"Dimana kepedulian Bupati dan DPRD Kabupaten Sukabumi kepada rakyatnya. Mereka punya hak untuk memenuhi kebutuhan mereka," pungkas Dadeng geram.

Reporter : RAWIN SOEDARYANTO
Redaktur : GARIS NURBOGARULLAH
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Berakhirnya penyekatan akses masuk wisata Pantai Ujung Genteng dan Pantai Pangumbahan bukan berarti sejumlah destinasi wisata di Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, dibuka bebas.  Camat Ciracap, Deden Sumpena mengatakan...

SUKABUMIUPDATE.com -  MotoGP Jepang tahun ini telah menjadi seri keenam yang secara resmi dibatalkan. Mulanya balapan di Sirkuit Motegi akan diadakan pada 18 Oktober, antara Thailand GP dan Malaysian...

SUKABUMIUPDATE.com - Pernah merasa kehilangan motivasi tentang pekerjaan Anda, lalu tak dapat menyelesaikannya dengan baik? Mungkin sekarang saatnya Anda mengganti pekerjaan.  Karier saat ini mungkin memberi Anda gaji yang layak,...

SUKABUMIUPDATE.com - Memasuki Juni 2020, sejumlah drama Korea baru siap hadir menyapa penonton. Tentunya menawarkan berbagai genre dan cerita menarik. Bukan hanya dari plotnya saja, tapi drama Korea yang bakal...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya