Menu

04 Jan 2019, 16:11 WIB

Butuh Figur yang Tidak Kuper dan Kudet, Alasan Bupati Sukabumi Rombak Pejabat

Para pejabat eselon II di Pemkab Sukabumi yang dimutasi dan di staf ahlikan. | Sumber Foto:Istimewa.

SUKABUMIUPDATE.com - Kemarin, Bupati Sukabumi, Marwan Hamami melantik 277 orang pejabat, Pimpinan Tinggi Pratama (Pejabat Struktural Eselon II ), Administrator ( Pejabat Struktural Eselon III), Pejabat Pengawas (Pejabat Struktural Eselon IV),  serta Pejabat Fungsional pengawas penyelenggaraan urusan Pemerintah dan anggota Dewan Pengawas Perumda Air Minum Trita Jaya Mandiri.

Pejabat yang baru dilantik itu terdiri dari 28 pejabat eselon II, 245 pejabat eselon III dan IV, serta 3 orang Pejabat funsional pengawas penyelenggaraan urusan Pemerintah dan 1 orang anggota Dewan Pengawas Perumda Air Minum Trita Jaya Mandiri.

"Proses pelantikan melalui suatu proses panjang tentunya dilihat dan mempertimbangkan dari berbagai aspek yaitu Kemampuan, Kualitas, Kapabilitas, Integritas dan loyalitas, 2019 kita mengejar target kinerja, jangan sampai target kinerja hilang" jelas Bupati Sukabumi Marwan Hamami, dalam prosesi pelantikan tersebut, Kamis (4/1/2019).

Marwan menegaskan sosok apatur yang dibutuhkan saat ini adalah yang memiliki integritas, tanggap terhadap teknologi, inovatif, humanis dan profesional serta mampu menjamin akselerasi implementasi visi dan misi. Ia meminta pejabat baru tidak kuper (kurang pergaulan) dan kudet (kurang update) khususnya pada persoalan terkini yang dihadapi masyarakat.

BACA JUGA: Bupati Sukabumi Rombak Lagi Eselon II, Tiga Kadis Lepas Jabatan

“Konsekuensi dari pelayanan dan tanggung jawab masyarakat hari ini, handphone yang bapak ibu pegang harus aktif 24 jam, gali Informasi dan pengaduan masyarakat, bukan menghindar berikan jawaban, manfaatkan media sosial sebagai sarana sosialisasi dan edukasi" tegasnya.

Bupati meminta pejabat baru aktif di whatsapp group Pemkab Sukabumi. “Jika ada keluhan masyarakat, ada pesan masuk tidak direspon dalam satu jam siap siap saja bapak ibu digeser, bapak ibu punya gaji rutin, maka itu mari kita saling mengisi untuk kebahagian umat jalankan tugas dengan sebaik  baiknya dengan penuh rasa tanggung jawabnya" pungkasnya.

Reporter : HUMAS SETDA/ADV
Redaktur : FIT NW
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut insentif bagi tenaga medis di tengah pandemi Covid-19 baru cair Rp 10,45 miliar dari total Rp 5,6 triliun. Dia menjelaskan dana Rp 10,45...

SUKABUMIUPDATE.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil telah menerbitkan peraturan gubernur (Pergub) penerapan PSBB proporsional sebagai persiapan menuju normal baru atau adaptasi kebiasaan baru (AKB) di seluruh kabupaten/kota Jawa...

SUKABUMIUPDATE.com - Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) menemukan setidaknya 382 pedagang di 64 pasar berbagai daerah positif Covid-19. Dari total tersebut 25 orang diantaranya meninggal dunia karena terpapar penyakit...

SUKABUMIUPDATE.com - Manajemen Bioskop Moviplex Sukabumi mengaku sudah menyiapkan skenario untuk nanti diterapkan saat bioskop tersebut kembali dibuka dalam pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) alias new normal di Kota...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya