Menu

15 Agu 2018, 09:13 WIB

Soal Bocah Pecandu Rokok, Bupati Sukabumi: Jangan Bikin Perda Dulu, Nanti Terbelenggu

Bupati Sukabumi Marwan Hamami usai menghadiri acara HUT Pramuka Ke 57 dan Pencanangan desa Wisata taman 1.000 kolecer di lapangan Desa Bojonggaling. | Sumber Foto:Rawin Soedaryanto

SUKABUMIUPDATE.com - Kasus RAP, bocah 2,5 tahun asal Kampung Tenjojaya RT 04/04 Desa Tenjojaya Kecamatan Cibadak yang kecanduan rokok hingga mampu menghabiskan dua bungkus rokok dalam sehari mendapat tanggapan Bupati Sukabumi, Marwan Hamami.

Dikatakannya, pemerintah daerah bersama Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Sukabumi akan mendorong gerakan stop merokok di depan anak-anak baik di rumah maupun area publik lainnya.

"Nanti lah dicoba yang begitu kan harus dipikirkan, harus ada kajian dulu dan jangan selalu apa-apa dibikin peraturan daerah (perda), nanti orang terbelenggu Perda. Kalau menurut saya tidak usah pakai Perda, tapi harus muncul kesadaran sendiri aja lah," ujar Marwan kepada sukabumiupdate.com usai acara hari jadi Pramuka ke 57 di lapangan Desa Bojonggaling, Selasa(14/8/2018).

"Bisa saya contohkan, tadi saya bilang jangan buang sampah sembarangan, kalau sudah selesai acara sampahnya di bersihkan, coba lihat, harusnya itu menjadi contoh," sambungnya.

BACA JUGA: Bupati Sukabumi Minta Media Ikut Ekspos Program Pirus dan Selingkuh

Lebih lanjut Marwan mengatakan, sebagai mana orang tua kita memprotek anak namun kalau lingkungan tidak mendukung, itu tidak mungkin.

"Intinya harus muncul kesadaran dan kedisiplinan kita semua, bukan hanya orang tuannya saja tapi juga lingkungan kita," pungkasnya.

Reporter : RAWIN SOEDARYANTO/ADV
Redaktur : KHAERU SOBRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Bagi Anda yang membeli ponsel dari luar negeri, artikel ini dapat membantu Anda mengetahui cara mendaftarkan IMEI ponsel yang dibeli dari luar negeri. Apa itu IMEI? Nomor International Mobile...

SUKABUMIUPDATE.com - Pandemi Covid-19 belum berakhir, namun pasar malam atau kebanyakan masyarakat menyebutnya korsel, sudah beroperasi selama sepekan di Lapang Mekarjaya, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi. "Sudah seminggu ada...

SUKABUMIUPDATE.com - Beredar sebuah petisi agar Presiden Joko Widodo mengembalikan posisi mata pelajaran sejarah sebagai pelajaran wajib bagi seluruh anak sekolah. Melansir Suara.com, petisi ini dibuat oleh Asosiasi Guru Sejarah...

SUKABUMIUPDATE.com - Terdapat larangan bagi pesepeda saat berkendara di jalan yang wajib dipatuhi. Dilansir dari Suara.com, pemerintah melalui Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, telah resmi menerbitkan aturan bagi pesepeda yang...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya