Menu

17 Jul 2018, 16:48 WIB

Marak Praktek Pungli Pencaker, DPRD Kabupaten Sukabumi Desak Dinakertrans Turun Tangan

Wakil ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Yusup Maulana. | Sumber Foto:Dok. sukabumiupdate.com

SUKABUMIUPDATE.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Yusuf Maulana mendesak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi segera turun tangan untuk menyelesaikan persoalan yang meresahkan Calon Tenaga Kerja atau Pencaker di PT GSI I Cikembar.

Tanggapan itu menyusul maraknya dugaan praktek pungutan liar (Pungli) terhadap Pencaker yang terjadi di PT GSI I Cikembar belakangan ini dan bahkan perusahaan tersebut sempat didemo warga.

"Seharusnya sudah tidak ada lagi pungli, karena sekarang lokernya ada di Disnakertrans. Disnakertrans pun bukan hanya sebagai penyaring tenaga kerja namun harus tetap memgawasi perusahaan yang tidak menaati peraturan yang sudah dibuat," ujar legislator yang akbrab dipanggil Haji Aka ini kepada sukabumiupdate.com, Selasa (17/7/2018).

Sebelumnya kata Ia, ada peraturan atau kesepakatan antara perusahaan dan Disnakertrans yakni semua lowongan pekerjaan di perusahaan yang ada di Kabupaten Sukabumi harus melalui Disnakertrans.

"Semestinya perusahaan menjalankan kesepatakan itu, jadi semua Calon Naker harus melalui Disnakertrans agar tidak ada lagi ruang bagi praktek pungli. Semisalkan perusahaan minta kriteria pekerja ya tinggal minta ke Disnakertrans, nanti Disnakertrans yang atur," jelasnya.

BACA JUGA: Waduh! Sejumlah Pencaker Jadi Korban Copet di Job Fair Kota Sukabumi

Dengan adanya dugaan praktek pungli di PT GSI I Cikembar, kata Yusuf, dirinya meyakini bahwa ada oknum di dalam perusahaan yang membuka  jalur untuk tenaga kerja lewat belakang. Terkait permasalahan tersebut dirinya meminta Disnakertrans harus bertanggung jawab dan menyikapi persoalan ini secepatnya.

"Disnakertrans harus segera memyelesaikannya, kalau kesepakatan itu dijalankan banyak manfaatnya. Salah satunya yang kerja bisa dipastikan orang Sukabumi  yang didahulukan buka orang luar Sukabumi," tandasnya.

Reporter : SAEPUL RAMDANI
Redaktur : KHAERU SOBRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua FKDB Cucup Ruhiyat melakukan kunjungan kerja ke Kediri Jawa Timur untuk melihat titik usaha yang baru didirikan yaitu CV Azaki Printech Indonesia (API), Kamis (22/10/2020). CV Azaki...

SUKABUMIUPDATE.com - PJS Bupati Sukabumi Raden Gani Muhamad bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) secara virtual dari Pendopo Sukabumi mengikuti upacara Peringatan Hari Santri Nasional Tingkat Provinsi Jabar, Kamis...

SUKABUMIUPDATE.com - Pihak kepolisian hingga kini masih melakukan pelacakan terhadap terduga pelaku terkait tewasnya Imas (26 tahun). Imas merupakan buruh perempuan yang ditemukan tak bernyawa di rumah kontrakannya di Kampung...

SUKABUMIUPDATE.com – Pemerintah Kabupaten Sukabumi menetapkan 20 desa di 10 kecamatan sebagai priotitas penanganan kasus stunting. Kabupaten Sukabumi sendiri punya tim penanganan kasus stunting yang terdiri dari 20 perangkat...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya