Menu

Selasa, 17 Juli 2018, 12:10 WIB

Waduh! Sejumlah Pencaker Jadi Korban Copet di Job Fair Kota Sukabumi

Dede Rahmawati, salah seorang korban copet di Job Fair Sukabumi Career Expo yang diselenggarakan di Lapang Merdeka Kota Sukabumi. | Sumber Foto:Garis Nurbogarullah

SUKABUMIUPDATE.com - Sejumlah pencari kerja (Pencaker) jadi korban pencopetan di area Job Fair Sukabumi Career Expo yang diselenggarakan di Lapang Merdeka Kota Sukabumi, Selasa 17 Juli. Hingga berita ini disusun, petugas informasi acara tersebut sudah menerima laporan lebih dari sembilan orang korban.

Dede Rahmawati, adalah salah satu Pencaker yang berasal dari Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi. Ia jadi salah satu korban copet. Handphone milik Dede yang disimpan dalam tas, raib.

"Tadi pas dibuka Job Fairnya, dipintu masuk HP saya sudah hilang. Padahal menyimpannya didalam tas," ujarnya Dede ditemui sukabumiupdate.com.

Dede mengaku, sudah mencoba menelepon handphone menggunakan ponsel milik teman. Handphonenya masih aktif, namun panggilan tidak diangkat.

Meskipun demikian, Dede tetap melanjutkan lamaran kerjanya yang sudah disiapkan dari jauh-jauh hari. "Lamaran sudah disimpan tadi tiga lamaran. Mudah-mudahan ada penggantinya lebih dari itu," pungkasnya.

"Kayaknya copet, soalnya tadi kan disini rame baget," kata Dede.

Petugas Informasi acara Job Fair Sukabumi Career Expo, Eja (41 tahun) mengaku telah menerima laporan dari sembilan orang korban. Mereka meminta petugas informasi mengumumkan berita kehilangan melalui pengeras suara.

BACA JUGA: Korban Tewas Kecelakaan Maut Pelajar di Waluran Sukabumi Jadi Dua Orang

"Ada sembilan orang lebih karena gak ngitung. Tahun sebelumnya juga banyak korban copet, rata-rata korbannya perempuan," paparnya.

Petugas penyelenggara acara sudah menghimbau dari awal kepada para Pencaker untuk berhati-hati. Himbauan diumumkan melalui pengeras suara.

"Dari awal kami terus mengimbau untuk jaga barang sendiri-sendiri. Meskipun kita sudah siapkan pengamanan dengan ketat baik dari dalmas, SatPol-PP dan lainya. Tetapi dengan kondisi seperti kita tidak bisa memperhatikan satu-satu," tutur Iyan Damayanti, Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Sukabumi.

Reporter : GARIS NURBOGARULLAH
Redaktur : MULVI MN
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERKAIT

SUKABUMIUPDATE.com - Satu unit  kendaraan roda empat jenis Mitsubishi L 300 terjun ke jurang di Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi. Sejumlah penumpang dikabarkan jadi korban. Kecelakaan mobil bernopol F 8753 WE ...

SUKABUMIUPDATE.com - Satu unit  kendaraan roda empat jenis Mitsubishi L 300 terjun ke jurang di Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi. Sejumlah penumpang dikabarkan jadi korban. Kecelakaan mobil bernopol F 8753 WE ...

SUKABUMIUPDATE.com - Mentari Novel, gadis asal Sukabumi akan bersaing di final Miss Grand Indonesia 2018. Ia lolos menjadi finalis bersama 29 gadis perwakilan dari provinsi lainnya. Gadis yang memiliki nama lengkap...

SUKABUMIUPDATE.com - Pohon Bungur atau dalam bahasa latin lagerstromeia speciosa pers adalah sejenis tumbuhan yang dapat tumbuh di berbagai kondisi alam. Pohon ini banyak di temukan di pinggir jalan sebagai...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved