Menu

06 Peb 2020, 14:55 WIB

Enam Kali Kotak Amal Dibobol, Warga Ciambar Sukabumi Jebak Maling

Rekaman kamera CCTV memperlihatkan maling kotak amal sedang beraksi di Masjid Jami Asyaadah Kampung Citamiang RT 01/04 Desa Ginanjar, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Rabu (5/2/2020) malam. | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Maling kotak amal terekam kamera CCTV saat melancarkan aksinya di Masjid Jami Asyaadah Kampung Citamiang RT 01/04 Desa Ginanjar, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Rabu (5/2/2020) malam, sekitar pukul 22.57 WIB.

BACA JUGA: Maling Kotak Amal di Masjid Birrul Walidin Sukabumi, BOS: Seragam Ojol Mudah Didapat

Dalam rekaman kamera CCTV, terlihat jelas pelaku seorang pria dengan ciri-ciri kepala plontos masuk lewat pintu belakang masjid sambil membawa tas punggung. Tanpa banyak basa-basi, pria itu langsung membongkar kotak amal yang disimpan di tengah-tengah masjid. Video tersebut juga viral di media sosial, dibagikan oleh akun facebook bernama Luthfi.

Masjid Jami Asyaadah Kampung Citamiang RT 01/04 Desa Ginanjar, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto: Syahrul Himawan

Warga setempat, Muhammad Lutfi (20 tahun) mengatakan, Masjid Jami Asyaadah sudah enam kali dibobol maling. Bila ditotalkan, uang yang hilang dari kotak amal yang sama mencapat Rp 2,5 juta.

"Nah, yang kejadian semalam itu sudah disiapkan oleh warga menjebak si maling dengan memasang kamera CCTV. Warga tidak ada yang kenal dengan maling tersebut. Kemungkinan bukan warga sekitar sini," kata Lutfi kepada sukabumiupdate.com, Kamis (6/2/2020).

BACA JUGA: Ternyata, Bapak di Sukabumi Ini Sudah Dua Kali Kepergok Maling Kotak Amal

Masih kata Lutfi, warga yang memantau langsung CCTV berbondong-bondong datang ke lokasi untuk mengepung maling tersebut. Saat dikepung, maling yang belum diketahui identitasnya itu sempat berusaha kabur ke perkampungan, namun berhasil diamankan.

"Maling sempat melarikan diri ke arah atas kampung. Namun usaha maling sia-sia karena warga sudah mengepung. Pukul 22.58 WIB maling tertangkap dan langsung diserahkan ke Polsek Nagrak. Kami minta pelaku dihukum supaya ada efek jera," terangnya.

Reporter : SYAHRUL HIMAWAN
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Satu unit rumah semi permanen di Kampung Cijumre RT 02/03 Desa Citanglar, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi ludes terbakar pada Senin (6/4/2020) malam sekitar pukul 19.30 WIB. Informasi yang...

SUKABUMIUPDATE.com - Pandemi corona melanda berbagai negara di belahan dunia. Dilansir dari tempo.co, hingga saat ini belum ada vaksin ataupun obat yang terbukti efektif dalam mengobati penyakit tersebut. Penyakit...

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang sopir taksi online bernama Juna Lismi nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri karena tak sanggup membayar cicilan kendaraannya. Dilansir dari tempo.co, menurut keterangan orang terdekatnya, korban...

SUKABUMIUPDATE.com - Dalam menghadapi pandemi virus corona alias Covid-19, orang tua atau orang dewasa di sekitar anak harus memastikan anak-anak tetap terlindungi. Dilansir dari tempo.co, anak-anak rentan mengalami perlakuan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya