Menu

Rabu, 02 Oktober 2019, 06:30 WIB

8 Poin Pernyataan Sikap Dewan Pers, Kecam Kekerasan dan Penghalangan Kerja Jurnalis

Aksi solidaritas Liga Jurnalis Sukabumi di Bundaran Tugu Adipura Kota Sukabumi, Jumat (27/9/2019). | Sumber Foto:Dok./Sukabumiupdate.com

SUKABUMIUPDATE.com - Dewan Pers mengecam tindakan kekerasan dan intimidasi terhadap wartawan yang meliput unjuk rasa oleh aparat keamanan selama kegiatan unjuk rasa terhadap penolakan pengesahan RKUHP di beberapa kota, belum lama ini.

BACA JUGA: KPDB Nyatakan Sikap, Negara Harus Hentikan Pemberangusan Kebebasan Berpendapat

Melalui rilis yang diterima sukabumiupdate.com pada Selasa (1/10/2019), Dewan Pers juga menyampaikan turut prihatin dan menyesalkan pemberitaan yang menimbulkan keresahan dalam masyarakat serta berpotensi meningkatkan eskalasi konflik terkait peristiwa kekerasan yang terjadi di berbagai wilayah, khususnya di Wamena.

BACA JUGA: Kekerasan Terhadap Jurnalis di Berbagai Wilayah, Kapolres Sukabumi Kota Jamin Hal Ini

Terkait hal tersebut, Dewan Pers mengingatkan bahwa Kerja Jurnalistik dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Untuk itu Dewan Pers membuat delapan poin pernyataan sikap.

Berikut delapan poin pernyataan sikap Dewan Pers:

1. Prihatin dan mengecam serta mengutuk semua tindakan penghalangan, kekerasan, intimidasi dan penganiayaan yang dilakukan oleh aparat keamanan terhadap wartawan yang sedang melakukan kegiatan jurnalistik.

2. Mendesak kepada semua pihak untuk tidak melakukan penghalangan, kekerasan, intimidasi dan penganiayaan kepada wartawan pada saat sedang melakukan kegiatan jurnalistik.

3. Mendesak POLRI menindak tegas aparat keamanan yang terlibat dalam penghalangan, kekerasan, intimidasi dan penganiayaan terhadap wartawan untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

4. Mendesak kepada perusahaan pers untuk selalu memperhatikan keselamatan wartawan dengan menggunakan perangkat keselamatan ketika sedang melakukan kegiatan liputan terutama di wilayah yang berpontensi kerusuhan.

5. Mendesak kepada wartawan yang mengalami kekerasan segera membuat laporan kepada perusahaan pers dan kepolisian dalam waktu 24 jam.

6. Mendesak kepada perusahaan pers untuk melakukan pendampingan kepada wartawan korban kekerasan dalam pembuatan visum dan membuat pelaporan kepolisian dalam waktu 24 jam. Dewan Pers akan melakukan koordinasi bersama POLRI berdasarkan MoU 2017.

7. Mendesak agar seluruh perusahaan pers menegakan Kode Etik Jurnalistik untuk tidak menulis atau menyiarkan peristiwa berdasarkan prasangka, diskriminasi terhadap Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan dalam kebijakan redaksinya.

8. Mengingatkan kembali seluruh wartawan untuk mengutamakan jurnalisme damai.

Reporter : FARRAH AM
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Proses Pemilihan kepala Desa (Pilkades) serentak di kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, berjalan kondusif. Terdapat lima desa yang melaksanakan Pilkades di Kecamatan Cikidang pada Minggu (17/11/2019), yaitu Desa Cikidang,...

SUKABUMIUPDATE.com – Empat desa di Kecamatan Ciemas Kabupaten sudah melaporkan rekap hasil penghitunga suara hasil Pilkades 2019. Ada enam belas calon kades yang bertarung menuju kursi kepala desa Ciwaru,...

SUKABUMIUDPATE.com - Jumlah korban keracunan di Desa Sirnamekar, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, terus bertambah. Dari data terbaru, jumlah korban keracunan yang diduga dari makanan mencapai 77 orang. Dari jumlah itu,...

SUKABUMIUPDATE.com - Bupati Sukabumi Marwan Hamami mengatakan, anak muda atau kalangan milienial yang melakukan usaha harus memiliki keberanian.  BACA JUGA: Tangani CPUGG, Pemkab Sukabumi Resmi Gandeng Izu Peninsula Jepang "Kalau tidak berani...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya