Menu

23 Jul 2019, 00:14 WIB

Hasil Otopsi Wanita Tewas di Cibeureum Kota Sukabumi, Ditemukan Tanda Kekerasan

Suasana saat akan dilakukan otopsi di RSUD Syamsudin SH, terhadap jenazah Amelia Ulfah (22 tahun), perempuan asal Cianjur yang ditemukan meninggal dunia di Cibeureum Kota Sukabumi, Senin (22/7/2019). | Sumber Foto:Oksa BC

SUKABUMIUPDATE.com - Tim dokter forensik RSUD Syamsudin SH telah melakukan otopsi terhadap jenazah Amelia Ulfah (22 tahun), perempuan asal Cianjur yang ditemukan meninggal dunia di Kampung Bungbulang Salaeurih RT 03/05 Kelurahan Babakan, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, Senin (22/7/2019).

BACA JUGA: Keluarga Mayat Wanita di Cibeureum Kota Sukabumi Minta Polisi Usut Tuntas

Dokter forensik RSUD Syamsudin SH, Nurul Aida Fatia mengatakan dalam pemeriksaan luar otopsi tersebut, ditemukan beberapa luka memar dan lecet, terutama di area wajah dan lengan. Diduga, luka tersebut muncul karena adanya kekerasan yang dialami korban.

"Jadi luka memar yang ada di wajah dan sekitar rahang, pada saat pemeriksaan itu seperti kekurangan oksigen. Ada dugaan korban sempat disekap atau tidak, itu belum bisa dipastikan," beber Aida kepada sukabumiupdate.com, Senin malam usai otopsi.

BACA JUGA: Terungkap! Ini Identitas Mayat Wanita Nyaris Tanpa Busana di Cibeureum Kota Sukabumi

Aida menjelaskan, pada kemaluan korban memang sejak dari TKP pun ditemukan ada darah. "Kesannya seperti darah menstruasi, tapi kita masih menunggu hasil uji laboratorium. Cairan yang terdapat di lubang kemaluannya juga telah dikirim ke laboratorium," lanjut Aida.

"Untuk diketahui apakah darahnya itu darah menstruasi atau bukan dan ada atau tidaknya kecurigaan persetubuhan, kita tunggu hasil pemeriksaan laboratorium. Biasanya 2x24 jam," tambahnya.

BACA JUGA: Mayat Wanita Tanpa Busana di Cibeureum Kota Sukabumi Akan Diotopsi

Terakhir Aida mengungkapkan, kematian korban itu diperkirakan sekitar 12 sampai 18 jam yang lalu, terhitung saat Aida melakukan pemeriksaan pertama pada korban. "Berdasarkan pemeriksaan pertama saya tadi ya, bukan sejak penemuan korban pertama kali," pungkasnya.

Reporter : OKSA BC
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Satpol PP Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi mendatangi lokasi pengerjaan pembangunan salah satu minimarket di Kampung Simpang RT 03/08 Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. "Tadi Pak Camat mengutus...

SUKABUMIUPDATE.com - Polda Metro Jaya memisahkan ruang tahanan bagi remaja atau anak di bawah umur yang ditangkap karena terlibat kerusuhan dan provokasi demo Omnibus Law UU Cipta Kerja.  Kabid Humas...

SUKABUMIUPDATE.com - Presiden Joko Widodo bertolak menuju Provinsi Sulawesi Tenggara dalam rangka kunjungan kerja untuk meresmikan pabrik gula hingga Jembatan Teluk Kendari, Kamis (22/10/2020). Dilansir dari Suara.com, kunjungan itu bersamaan...

SUKABUMIUPDATE.com - Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) akan melanjutkan aksi pembangkangan sipil menolak omnibus law Undang-undang Cipta Kerja pada hari ini, Kamis, 22 Oktober 2020. Massa aksi berencana kembali...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya