Menu

04 Jul 2019, 14:08 WIB

Tiga Kali Beraksi di Kota Sukabumi, Satu dari Dua Perampok Nasabah Bank Tewas

Barang bukti uang senilai Rp 1,19 miliar dalam press release aksi perampokan modus pecah kaca mobil di halaman Mapolres Sukabumi Kota, Kamis (4/7/2019). | Sumber Foto:Oksa BC

SUKABUMIUPDATE.com - Polisi mengungkap kasus perampokan nasabah bank modus pecah kaca mobil yang terjadi pada Rabu (3/7/2019) di Jalan Ahmad Yani, Kota Sukabumi. Dua orang pelaku berhasil diamankan.

Dari hasil pengungkapan, para pelaku ternyata sudah melancarkan aksinya di tiga titik Kota Sukabumi. Pada 8 Februari lalu, para pelaku melakukan aksi serupa di Jalan Suryakencana, dan di wilayah Baros.

BACA JUGA: Perampok Nasabah Bank di Kota Sukabumi, Gagal Gondol Rp 1,2 Miliar

"Menurut pengakuan pelaku, anggota kelompok mereka itu ada enam orang, tapi yang turun dalam aksi kemarin itu ada empat orang. Dua orang dengan inisial L dan C berhasil ditangkap, dan empat lainnya berstatus DPO," ujar Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Susatyo Purnomo Condro dalam press release di halaman Mapolres Sukabumi Kota, Kamis (4/7/2019).

"Salah satu pelaku yang berhasil ditangkap, mengeluh sakit dan sudah dibawa ke rumah sakit. Namun akhirnya meninggal dunia. Pelaku warga Sumatera Selatan," imbuh Susatyo.

BACA JUGA: Perampok Nasabah Bank di Kota Sukabumi Kantongi Identitas Bogor dan Depok

Masih kata Susatyo, dalam kronologis perampokan, keempat pelaku melancarkan aksinya secara terorganisir. Dua orang pelaku masuk ke dalam bank, dan dua orang lainnya menunggu di luar.

Setelah mendapatkan target, dua pelaku yang berada di dalam bank menghubungi dua pelaku lainnya yang berada di luar via telepon, mengabarkan bahwa korban dengan membawa tas berwarna biru, menggunakan kendaraan APV warna merah marun.

"Korban saat itu baru saja mengambil uang sejumlah Rp 1.195.000.000 dari Bank BCA. Ketika pulang mengambil uang, korban berencana akan membeli mesin diesel di sekitar Jalan Ahmad Yani," sambung Susatyo.

BACA JUGA: Video: Perampok Modus Pecah Kaca Mobil Tertangkap Warga

Dalam aksi tersebut, dua orang warga dengan berani mengejar pelaku dan menabrakan kendaraannya kepada pelaku, sehingga pelaku terjatuh hingga berhasil ditangkap.

"Kami menemukan identitas KTP dan SIM dari para pelaku, namun setelah kami cek, ternyata NIK dengan aslinya itu palsu. Pelaku juga menurut pengakuannya membawa senjata tajam dan senjata api," pungkas Susatyo.

Reporter : OKSA BC
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Masitoh (59 tahun ) seorang janda asal Kampung Segel RT 18/05 Desa Bojongjengkol, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi kerap merasa was-was saat terjadi hujan disertai angin. Pasalnya, rumah...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo, mempertimbangkan untuk memblokir aplikasi media sosial buatan Cina, termasuk TikTok. "Saya tidak ingin mendahului Presiden (Donald Trump), tapi ini sesuatu yang...

SUKABUMIUPDATE.com - Wakil Presiden Republik Indonesia KH Ma'ruf Amin dijadwalkan akan mengunjungi Kota Sukabumi pada Rabu (8/7/2020). Salah satu lokasi yang akan dikunjungi adalah SMA Negeri 4 Kota Sukabumi. Juru...

SUKABUMIUPDATE.com - Banyak orang yang memperlakukan cokelat seperti sesuatu yang menakutkan. Ada yang bilang cokelat bikin gemuk, bikin gigi rusak, atau hanya menambah kalori kosong. Apa benar?  Dikutip dari Tempo.co,...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya