Menu

05 Apr 2019, 10:54 WIB

Tabrak Lari Hingga Tewas di Gandasoli Sukabumi, Pelaku Sempat Cekcok dengan Warga

Korban tabrak lari bernama Dadang (60 tahun), warga Kampung Gandasoli, Desa Cipurut, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, dievakuasi warga. | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com – Pelaku tabrak lari di jalan raya Gandasoli, KM 5, Desa Cipurut, Kecamatan Cireughas, Kabupaten Sukabumi sempat cekcok dengan warga di lokasi kejadian, hingga Jumat pagi (4/5/2019) belum tertangkap. 

Pelaku yang diketahui mengendarai motor matic vario warna hitam tersebut usai kejadian, Kamis (3/5/2019) kemarin langsung kabur ke arah Cireunghas, setelah adu mulut dengan warga di lokasi kejadian.

BACA JUGA: Pria Paruh Baya Tewas, Korban Tabrak Lari di Gandasoli Sukabumi

“Saya juga sempat cekcok karena dia (pelaku, red) berlaku kasar ketika saya hendak mengangkat motor korban. Saat saya menolong korban, pelaku sudah kabur menggunakan motornya ke arah Cireunghas,” ungkap saksi mata, Iwan kepada wartawan di lokasi kejadian, Kamis (4/4/2019) kemarin.

Iwan menyaksikan langsung proses tabrakan yang menewaskan Dadang (60 Tahun), warga Kampung Gandasoli, RT 01/07, Desa Cipurut, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi tersebut. Dadang meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.

Korban mengendarai sepeda motor Honda Beat warna hitam Nomor Polisi F 3457 TT, melaju dari arah Selatan Cireunghas, berbelok ke arah kanan guna mau ke rumah orang tuanya. 

“Tiba-tiba datang motor Honda Vario yang melaju kencang dari arah Sukaraja, menabrak korban dari arah belakang hingga korban terjatuh,” jelas Iwan.

BACA JUGA: Tabrakan Kontainer VS Truk Boks di Cicurug Sukabumi, Sopir Terjepit

Dadang diketahui mengalami luka berat di bagian kepala serta punggungnnya. Warga pun sempat membawa korban ke rumah sakit terdekat, namun sayang setibanya di rumah sakit, korban sudah meninggal dunia.

“Masih kami periksa saksi-saksi di lokasi kejadian, pelaku tabrak lari ini belum tertangkap. Hanya saksi tidak ada cctv di lokasi kejadian. Nopol kendaraan pelaku juga belum terdeteksi,” ujar Kanit Lakalantas, Iptu Panji.

Reporter : MUHAMMAD GUMILANG
Redaktur : GARIS NURBOGARULLAH
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Slamet Budiarto mengkritik langkah Kementerian Kesehatan yang mengeluarkan surat edaran soal aturan penetapan batasan tertinggi untuk pemeriksaan...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim menyatakan, sekolah yang berada daerah zona hijau boleh melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka. Namun, Nadiem memberikan catatan bahwa...

SUKABUMIUPDATE.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi akhirnya membentuk panitia khusus (Pansus) Covid-19. Pansus yang akan menyoroti program percepatan penanganan Covid-19 oleh pemerinah daerah di Kabupaten Sukabumi...

SUKABUMIUPDATE.com - Gugus tugas Covid-19 Kota Sukabumi kembali merilis perkembangan kasus Covid-19 di Kota Sukabumi. Dari data hari ini, Rabu (8/7/2020) tak ada penambahan pada pasien positif atau kasus Covid-19 baru...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya