Menu

16 Peb 2019, 17:04 WIB

FWSM Kecewa, Kabag Hukum Kabupaten Sukabumi Tak Hadiri Sidang PT SCG

Suasa sidang PT SCG di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung Kamis (4/2/2019). | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Warga Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh yang tergabung dalam Forum Warga Sirneresmi Sukabumi Melawan (FWSM), mengaku kecewa terhadap Kepala Bagian (Kabag) Hukum, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sukabumi. Pasalnya absen di persidangan pertama gugatan terkait Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) PT Siam Cement Group (SCG).

Sekretaris FWSM, Endah (62 tahun) mengatakan sidang perdana PT SCG atau PT Semen Jawa Sukabumi di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung pada Kamis (4/2/2019) kemarin, seharusnya di hadiri oleh masing - masing pengacara, baik itu dari PT SCG, warga, maupun dari Kabag Hukum dari Pemkab Sukabumi.

BACA JUGA: Cium Kejanggalan Amdal dan IMB, Ratusan Warga Sukabumi Gugat PT SCG ke PTUN

"Kami sangat menyangkan Kabag Hukum dari Pemkab Sukabumi tidak hadir," ujarnya kepada sukabumiupdate.com, Jumat (15/2/2019).

Endah mengaku tidak mengetahui alasan ketidak hadiran kuasa hukum dari Pemkab Sukabumi. Padahal, undangan dari PTUN Bandung sudah jelas bahwa pada Kamis, 14 Februari 2019 sidang terbuka pertama akan digelar.

"Kami jadi berasumsi Pemkab Sukabumi mengulur waktu," terangnya.

Sidang berjalan kurang lebih selama dua jam, dengan agenda pembacaan gugatan dari penggugat. Saat kuasa hukum dari warga membacakan seluruh gugatan, pengacara PT SCG tidak bisa menjawab.

"Sidang akan kembali digelar pada 20 Pebruari 2019. Kemungkinan para kuasa hukum PT SCG dan Pemda akan berdiskusi terlebih dahulu, jadi sidang ditunda," pungkasnya.

Reporter : RUSLAN AG
Redaktur : GARIS NURBOGARULLAH
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Tidak semua pasien positif virus corona harus tinggal di rumah sakit. Dilansir dari tempo.co, mereka yang tidak memiliki gejala dan layaknya orang sehat bisa melakukan isolasi mandiri...

SUKABUMIUPDATE.com - Setengah dari populasi Indonesia diperkirakan akan terinfeksi virus corona di Indonesia jika tak kunjung diberlakukan lockdown. Dilansir dari suara.com, hingga Jumat (27/3/2020), tercatat ada 893 kasus virus corona...

SUKABUMIUPDATE.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi merilis data lonjakan Orang Dalam Pemantauan (ODP) per hari ini, Sabtu (28/3/2020). Tercatat ODP yang sehari sebelumnya berjumlah 202 orang,...

SUKABUMIUPDATE.com - Juru Bicara Pemerintah untuk Penangananan Covid-19 Achmad Yurianto dianggap melontarkan kalimat kontroversial ketika memberikan keterangan pers soal perkembangan kasus corona di Indonesia. Dilansir dari suara.com, dalam pernyataan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya