Light Dark

Wisata Pantai Ciracap Sukabumi Rawan Curanmor, Warga Resah

Hukum | 04 Jan 2019, 16:14 WIB

Wisata Pantai Ciracap Sukabumi Rawan Curanmor, Warga Resah

Hukum | 04 Jan 2019, 16:14 WIB
Objek wisata Pantai Cibuaya Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. | Ragil Gilang.

SUKABUMIUPDATE.com - Sejumlah objek wisata Pantai di Kecamatan Ciracap rawan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Salah satunya di Pantai Cibuaya, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi.

Herlan (35 tahun) warga setempat sekaligus salah seorang pemandu wisata membenarkan, di kawasan tersebut kerap terjadi pencurian kendaraan bermotor. Apalagi saat musim liburan dimana banyak wisatawan yang berkunjung ke objek wisata yang terkenal dengan pasir putihnya itu.

"Sasarannya itu pengunjung yang menginap di Pantai dan memasang tenda. Kami yang ikut bergerak di bidang wisata, juga sebagai warga merasa resah. Kami sangat dirugikan karena kena dampaknya. Padahal yang Curanmor itu bukan warga sini," kata Herlan kepada sukabumiupdate.com, Jumat (4/1/2018).

Ia menyebut, hampir setiap tahun ada saja peristiwa kehilangan motor. Bukan hanya di Pantai Cibuaya saja, lanjutnya, hal yang sama terjadi di Pantai Ujunggenteng.

"Semenjak tahun 2016 hingga sekarang masih ada kasus Curanmor yang terjadi di lokasi wisata pantai," imbuhnya.

BACA JUGA: Diduga Pelaku Curanmor, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Massa di Ciracap Sukabumi

Ia mengulas, musim liburan akhir tahun 2018 lalu, sebelum malam pergantian tahun di Pantai Cibuaya, rombongan dari Sukabumi dan Bekasi yang menginap memasang tenda kehilangan sepeda motor. Alhasil, sepeda motor Honda Beat dan Honda Scoopy raib digondol maling.

"Kalau di penginapan jarang terjadi, karena dijaga oleh pegawai penginapan. Kalaupun hilang pasti diurus oleh pihak penginapan. Kami sudah melaporkan kondisi tersebut kepada pihak kepolisian sektor Ciracap," pungkasnya.

Image

Ardi Yakub

Reporter

Image

Ardi Yakub

Redaktur

Image

RAGIL GILANG

Reporter