Menu

04 Jan 2019, 09:20 WIB

Mayat Tanpa Mata dan Organ Dalam di Lengkong Sukabumi, Keluarga Enggan Lapor Polisi

Ilustrasi. | Sumber Foto:Dok.sukabumiupdate.com.

SUKABUMIUPDATE.com - Penyebab kematian Nujurmudin (12 tahun) alias Godeg di Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi hingga kini belum terungkap. Meski ditemukan dalam kondisi mengenaskan, keluarga Godeg enggan lapor polisi.

Kapolsek Lengkong, AKP Dikdik Sardadi, mengatakan pihaknya sudah berupaya menjelaskan prosedur pelaporan. Hal ini untuk memudahkan penanganan kasus.

"Orang tua korban tak mau membuat laporan meskipun kami sudah menjelaskan proseduralnya.Orang tuanya bersikeras bahwa kejadian ini hanyalah takdir," ujar Dikdik ditemui sukabumiupdate.com di kantornya, Kamis (3/1/2019).

Kendati keluarga tak mau melapor, polisi tetap menyelidiki kasus kematian Godeg yang janggal. Kedua orang tuanya turut diperiksa bersama 10 orang saksi lainnya.

"Diperiksa sebagai saksi, kami belum bisa menyimpulkan penyebab kematiannya," imbuh Dikdik.

Polisi mendapat informasi penemuan jenazah Godeg dari tokoh masyarakat setempat. Anggota Polsek Lengkong langsung bergerak dan membantu evakuasi saat jenazah usai ditemukan Selasa (25/12/2018) silam.

Kondisi mayat godeng sangat mengenaskan. Tanpa bola mata, tulang rusuk patah, dan dada robek serta organ dalamnya hilang.

BACA JUGA: Dada Luka Terbelah, Organ Dalam Mayat Godeg di Lengkong Sukabumi Hilang

"Saat itu kami segera menuju lokasi temuan. Korban posisinya telungkup di sawah," sambung Dikdik.

Untuk diketahui, Godeg tinggal di Kampung Tanjung, Desa/Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi bersama ibu dan ayah tirinya. Lokasi penemuan mayat hanya berjarak sekitar 1 kilometer dari rumahnya.

Kepala Desa Lengkong, Asep Iskandar, mengatakan, Godeg kabur dari rumah sehari sebelum ditemukan tewas. Saat itu Ia ngambek kepada orang tua gara-gara disuruh mengaji.

Reporter : DEMMY PRATAMA
Redaktur : MULVI MN
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - DPC Partai Demokrat Kabupaten Sukabumi resmi membuka pendaftaran penjaringan untuk bakal calon bupati dan wakil bupati Sukabumi di Pilkada tahun 2020. Pantauan sukabumiupdate.com, di kantor Sekretariat DPC Partai...

SUKABUMIUPDATE.com - Google memiliki berbagai jenis layanan yang membantu memudahkan pekerjaan, salah satunya adalah mencadangkan data di WhatsApp. Dengan menggunakan Google Drive, pengguna dapat mencadangkan pesan teks di WhatsApp...

SUKABUMIUPDATE.com - Menjelang Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) 2020, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Sukabumi menyiapkan sejumlah agenda dan terlibat langsung dalam pengamanan Pilkada nanti.    BACA JUGA: Anggota Satpol PP...

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang pria India meninggal setelah diserang ayam jantan peliharaannya saat dalam perjalanan ke lokasi sabung ayam. Saripalli Chanavenkateshwaram Rao, 50 tahun, diserang ayam jantan itu tepat di...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya