Menu

30 Des 2018, 15:59 WIB

Kematian Godeg, Ditemukan Tanpa Bola Mata dan Kulit Kepala di Lengkong Sukabumi

Jenazah Nujurmudin alias Godeg, usai diotopsi di RSUD Sekarwangi. | Sumber Foto:Demmy Pratama.

SUKABUMIUPDATE.com - Warga Kampung Tanjung, Desa/Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi berharap kematian Nujurmudin alias Godeg segera terungkap. Remaja 12 tahun ini ditemukan tergeletak tak bernyawa di tengah sawah di dalam kawasan hutan Pinus Perhutani, jauh dari rumahnya di Kampung Tanjunh pada Selasa (25/12/2018) silam.

Godeg ditemukan tewas dengan kondisi tubuh tak lengkap.  Mayat Godeg ditemukan tanpa kulit kepala, dan bola mata.

Kepada sukabumiupdate.com, Minggu (30/12/2018), Kepala Desa Lengkong, Asep Iskandar mengakui jika tabir misteri kematian Godeg belum terungkap.  "Apakah diserang hebas buas atau sebab lain kita juga masih belum dapat penjelasan lebih jauh dari aparat kepolisian."

BACA JUGA: Motor Raib, Mayat di Toko Gypsum Cikembar Sukabumi Diduga Korban Pembunuhan

Menurut Asep, korban ditemukan warga sekitar pukul 18.30 wib pada hari Selasa, setelah sehari semalam tidak pulang ke rumahnya." Godeg ini anak ketiga,  bersama ibu dan ayah tirinya, keluarga petani yang tinggal didalam kawasan Perhutani, jauh dari pemukiman warga," ujarnya.

Dari informasi yang didapatkan Asep, hari Senin jorban meninggalkan rumah sekitar 06.00 wib. 'Ngambeklah istilahna kabur keluar setelah ditegor oleh kedua orang tuanya agar mengaji."

Korban Nujurmudin alias Goded ditemukan meninggal di sawah yang digarap orang tuanya yang berjarak 1 kilometer dari rumah mereka. Setelah dapat laporan,  jenazah Godeg baru dievakuasi dari TKP, Rabu dinihari sekitar pukul 04.00 wib. "Ditemukan tertelungkup dilumpur sawah, sudah bengkak dan rusak karena terendam air sawah," jelasnya.

BACA JUGA: Mayat Membusuk di Toko Gypsum Cikembar Sukabumi, Ini Identitasnya!

Korban langsung kami evakuasi ke RSUD Sekarwangi untuk otopsi. Kamis kemarin (27/12 /2018) dikebumikan di pemakaman umum Kampung Tanjung.

"Kami berharap kasus ini dapat segera di usut pihak berwajib agar tidak menjadi isu - isu yang simpang siur" tutup Asep.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian baik Polres Lengkong maupun Polres Sukabumi belum memberikan keterangan terkait kematin Godeg.

Reporter : DEMMY PRATAMA
Redaktur : FIT NW
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil alias Kang Emil kembali menjalani tes swab Covid-19 untuk ketiga kalinya. Dilansir dari suara.com, hal tersebut dilakukan seusai mengetahui kabar almarhum Kepala Dinas...

SUKABUMIUPDATE.com - Ketimpangan kepemilikan, penguasaan maupun pengelolaan lahan sudah sejak lama menjadi permasalahan di Indonesia, termasuk di Kabupaten Sukabumi. Ketimpangan tersebut tidak hanya menciptakan kesenjangan kesejahteraan, namun menimbulkan konflik...

SUKABUMIUPDATE.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengalokasikan anggaran bedah rumah Rp 243,28 miliar untuk 13.902 unit rumah tidak layak huni di Provinsi Jawa Barat. "Kami siap melaksanakan...

SUKABUMIUPDATE.com - Daihatsu Taft masih menjadi salah satu kendaraan favorit bagi penyuka hobi trabas juga offroad. Mobil berdesain model jip ini juga dinilai masih nyaman dan tahan banting ketika...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya