Menu

15 Sep 2020, 19:29 WIB

Curhatan Sopir Bus Terminal KH A Sanusi Sukabumi Gegara Jakarta PSBB Lagi

Sejumlah bus jurusan Terminal Kampung Rambutan di Terminal KH A Sanusi Kota Sukabumi memilih tak beroperasi, Selasa (15/9/2020) menyusul kebijakan PSBB DKI Jakarta. | Sumber Foto: Sukabumiupdate.com/CRP 8

SUKABUMIUPDATE.com - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) DKI Jakarta membuat beberapa bus jurusan Sukabumi - Jakarta di Terminal KH A Sanusi Kota Sukabumi tak bisa beroperasi. 

Pantauan sukabumiupdate.com, Selasa (15/8/2020) nampak beberapa bus jurusan Sukabumi - Terminal Kampung Rambutan terparkir rapi di terminal dan tidak beroperasi.

BACA JUGA: PSBB DKI, Kemenhub: Penumpang Bus AKAP Maksimal 50 Persen

Seorang sopir bus jurusan Sukabumi - Kampung Rambutan, Iwan (51 Tahun) menceritakan sejak pagi sampai menjelang sore, terminal sepi penumpang.

"Dari Sukabumi ke Jakarta kemarin saya tidak sampai 15 penumpang. Kalau dari Jakarta ke Sukabumi lebih parah lagi. Ya, makannya sementara diam saja," ujar Iwan saat diwawancarai, Selasa (15/9/2020).

BACA JUGA: Jakarta PSBB Total, Siap-siap Ada Razia Penyekatan Oleh Kepolisian

Iwan juga mengaku masih memberlakukan pembatasan jumlah penumpang. "Pembatasan penumpang dari Sukabumi ke Jakarta maksimal 15 penumpang. Kalau dari Jakarta ke Sukabumi maksimal 10 penumpang," sambungnya.

Iwan mengaku terakhir mengangkut penumpang pada hari Senin (14/9/2020). "Tadi ada dua bus jurusan Sukabumi - Jakarta yang beroperasi. Di Jakarta itu sangat ketat, bahkan setiap penumpang dicek, ada pemeriksaan suhu tubuh. Terus pukul 06.00 WIB baru bisa masuk Terminal Kampung Rambutan, ditutup pukul 20.00 WIB," tandasnya.

Reporter : CRP 8
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Khoirunnisa Nur Agustyati memandang perlu Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) tentang Kampanye Pemilihan Kepala Daerah lebih progresif, termasuk mengatur pula...

SUKABUMIUPDATE.com - Kasus pencabulan anak di bawah umur yang dilakukan oleh ayah kandungnya sendiri alias hubungan inses yang terjadi di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, mendapat sorotan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan...

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan tes usap massal diprioritaskan untuk daerah-daerah dengan risiko penularan yang tinggi. Hal ini disampaikan Doni menjawab desakan agar pemerintah melakukan 3T,...

SUKABUMIUPDATE.com - Penetapan dan pengambilan nomor urut pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi melahirkan euforia. Nomor urut pasangan calon dikapitalisasi dalam berbagai sudut pandang, bahkan sampai pada pendekatan mistik. Pasangan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya