//
Menu

18 Jun 2020, 07:15 WIB

Harga Sembako yang Naik dan Turun di Pasar Palabuhanratu saat PSBB Parsial

Aktivitas di Pasar Palabuhanratu. | Sumber Foto:Nandi

SUKABUMIUPDATE.com - Harga telur ayam di Pasar Semi Modern (PSM) Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, mengalami kenaikan disaat Kelurahan Palabuhanratu melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) parsial. 

Koordinator Unit Pelaksana Teknis (UPTD) Pasar Asep Setiawan mengatakan, harga telur ayam naik pada minggu ke tiga bulan Juli 2020 ini. Dimana pada minggu sebelumnya harga telur Rp 24 ribu per kilogram dan kini menjadi Rp 26 ribu per kilogram.

"Iya ada kenaikan Rp 2.000 per kilogram diakibatkan pasokan telur dari luar daerah yang tersendat pengirimannya. Kalau untuk harga lainnya masih normal sama seperti minggu lalu, hanya daging ayam potong kali ini turun harganya," ujarnya.

BACA JUGA: Pasar Palabuhanratu Disesaki Pembeli Saat PSBB, Camat: Toko-toko Non Pangan Buka

Masih kata Asep, daging ayam potong pada minggu lalu mencapai Rp 42 ribu dan kini menjadi Rp 40 ribu per kilogram, daging sapi dan kerbau Rp 110 ribu per kilogram, beras premium masih Rp 11 ribu per kilogram, gula pasir Rp 17 ribu per kilogram, minyak goreng Rp 12 ribu per kilogram.

"Kalau kata pedagang penurununan harga diakibatkan pasokan ayam potong dari distributor mulai lancar, namun begitu dampak PSBB penjualannya menurun," terangnya.

"Mudah mudahan harga sembako ini tidak mengalami kenaikan lagi, dan wabah corona ini segera berakhir agar aktivitas masyakat bisa kembali normal dan pasar kembali ramai," pungkasnya.

BACA JUGA: Jaga Jarak Saat PSBB, Pintu Masuk Keluar Pasar Palabuhanratu Disekat

Sementara itu, petugas pencatat Harga PSM Palabuhanratu Maulana mengatakan harga cabai merah besar masih Rp 40 ribu per kilogram, cabai keriting Rp 20 ribu per kilogram, cabai rawit Rp 20ribu per kilogram, bawang merah Rp 50 ribu per kilogram dan bawang Putih Rp 30 ribu per kilogram.

Maulana mengungkapkan, pemberlakukan PSBB parsial di Kelurahan Palabuhanratu sedikit banyak berimbas terhadap tingkat kunjungan masyarakat ke Pasar Palabuhanratu dalam beberapa hari ini. "Kondisi pasar sepi pengunjung, dampak dari PSBB mungkin, masyarakat yang belanja tidak seramai kemarin kemarin," singkatnya.

 

Reporter : NANDI
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur menargetkan pendistribusian logistik Pilkada Kabupaten Cianjur selesai dalam waktu empat hari. Pendistribusiannya akan dimulai Kamis (3/12/2020) dengan prioritas wilayah selatan mengingat...

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Kota Sukabumi telah melakukan pencairan dana insentif bagi tenaga kesehatan alias nakes yang menangani Covid-19. Hal itu dikatakan Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kota...

SUKABUMIUPDATE.com - Masyarakat yang akan mendapatkan vaksinasi nantinya adalah orang dalam kondisi sehat. Sebelum vaksin diberikan, dokter atau tenaga keperawatan akan melakukan screening atau pemeriksaan untuk memastikan apakah seseorang...

SUKABUMIUPDATE.com - Ikatan Dokter Anak Indonesia menyampaikan pendapatnya mengenai transisi pembelajaran tatap muka di sekolah mulai Januari tahun depan. Menurut IDAI, pelaksanaan kegiatan belajar dari rumah seperti yang telah...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya